JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para guru, utamanya 10 ribu guru swasta di Kabupaten Malang yang selama ini memiliki andil besar dalam mencerdaskan serta membentuk generasi muda memiliki akhlak yang baik.
Hal itu juga sebagai komitmen nyata dari Sanusi yang peduli terhadap keberlangsung dunia pendidikan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan sarana prasarana, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan yang bermutu menjadi fokus Sanusi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengatakan, sebanyak 10 ribu guru swasta di Kabupaten Malang telah mendapatkan hibah insentif sebesar Rp 500 ribu per bulan.
"Ke depan Pemkab Malang berupaya meningkatkan nominal insentif tersebut menjadi Rp 1 juta per bulan pada tahun mendatang," ungkap Sanusi, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk perhatian Pemkab Malang terhadap para pendidik yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar. Pasalnya, kualitas pendidikan tidak cukup hanya diukur dari ketersediaan ruang kelas, fasilitas pembelajaran, maupun capaian akademik siswa, tetapi juga harus ditopang perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidiknya.
Sanusi juga mengungkapkan, insentif yang diberikan Pemkab Malang menyasar guru swasta dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang maupun Kementerian Agama Kabupaten Malang. Mulai dari TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs.
Pejabat publik yang dulunya pernah berprofesi sebagai guru ini menyebut, guru memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan daerah. Di tangan para pendidik, generasi muda tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga dibentuk karakter, moral, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan zaman.
Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu menjadi bagian dari kebijakan pembangunan pendidikan. Dukungan yang memadai diharapkan dapat membantu para pendidik menjalankan tugasnya dengan lebih baik sekaligus memperkuat motivasi dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Komitmen menaikkan insentif dari Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta per bulan menunjukkan adanya upaya dari Pemkab Malang untuk meningkatkan dukungan bagi guru swasta. Meski demikian, target tersebut tetap membutuhkan perencanaan anggaran yang matang dan persetujuan dari DPRD Kabupaten Malang agar dapat direalisasikan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Sanusi juga menegaskan bahwa Pemkab Malang mengusulkan pengangkatan guru swasta menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar memperjuangkan kesejahteraan dan kepastian status tenaga pendidik, dengan tetap memperhatikan ketentuan serta kebijakan pemerintah yang berlaku.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan perhatian menyeluruh. Peningkatan mutu pembelajaran perlu berjalan seiring dengan upaya memperhatikan kondisi para guru yang menjadi ujung tombak pendidikan.
Baca Juga: Bupati Sanusi Apresiasi Khotmil Qur'an Fatayat NU, Dorong Nilai Al-Qur'an Membumi dalam Kehidupan
Baca Juga: Harga Cabai Naik Lagi, Wali Kota Malang Sebut Imbas Ramainya Hajatan Nikah