JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Musim Mangga Tiba, Kenali 5 Jenis yang Berkualitas dan Berpotensi Menghasilkan Cuan

Reporter: Mutmainah J • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 17 Oktober 2026, 13:02 WIB • ⏱️ 6 menit baca

JATIMTIMES - Musim mangga menjadi momen yang dinantikan para pencinta buah sekaligus peluang bagi petani dan pelaku usaha untuk meraup keuntungan. Beragam jenis mangga mulai banyak dicari saat panen raya, mulai dari mangga Arumanis yang terkenal dengan rasa manisnya hingga Gedong Gincu yang memiliki tampilan menarik dan nilai jual tinggi.

Namun, tidak semua mangga memiliki karakteristik dan segmen pasar yang sama. Ada jenis yang lebih cocok dijual sebagai buah segar premium, ada pula yang berpotensi dikembangkan untuk bahan baku jus, manisan, hingga produk olahan lainnya. Karena itu, mengenali varietas mangga dan kualitas buah menjadi salah satu langkah penting sebelum memulai usaha.

Dilansir dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, mangga merupakan komoditas hortikultura yang dapat dipasarkan dalam bentuk buah segar maupun diolah menjadi berbagai produk makanan. Peluang tersebut membuat bisnis mangga tidak hanya bergantung pada penjualan buah utuh, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha memilih produk sesuai kebutuhan konsumen.

1. Mangga Arumanis, Favorit Pencinta Buah Manis

(Foto: Mangga arumanis. (Foto: iStock) )

Mangga Arumanis atau Harumanis termasuk varietas yang populer di Indonesia. Sesuai namanya, mangga ini dikenal memiliki aroma harum dan rasa manis yang kuat ketika matang.

Mengutip informasi dari Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian Kementerian Pertanian, Arumanis 143 memiliki daging buah tebal, tekstur lembut, serta kulit yang tetap berwarna hijau meskipun buah telah matang. Karakteristik tersebut menjadi salah satu ciri khas yang membedakannya dari varietas lain.

Dari sisi usaha, Arumanis berpotensi menyasar konsumen yang mengutamakan rasa dan kualitas buah. Mangga ini bisa dipasarkan secara langsung kepada pembeli, melalui toko buah, maupun secara daring.

Agar memiliki daya saing, penjual perlu memperhatikan tingkat kematangan, kondisi kulit, kebersihan, dan penanganan buah selama pengiriman. Kualitas yang konsisten dapat membantu membangun kepercayaan pelanggan.

2. Mangga Gedong Gincu, Menarik untuk Pasar Premium

(Foto: Mangga gedong gincu. (Foto: iStock) )

Mangga Gedong Gincu memiliki daya tarik tersendiri berkat warna kulitnya yang cerah, dengan perpaduan merah dan kuning ketika matang. Penampilannya membuat varietas ini mudah dikenali dan menarik untuk dipasarkan sebagai buah segar.

Berdasarkan kajian yang diterbitkan dalam jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi Kementerian Pertanian pada 2021, Gedong Gincu merupakan salah satu komoditas mangga unggulan Jawa Barat yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta prospek sebagai produk ekspor.

Potensi tersebut dapat menjadi peluang bagi petani maupun pedagang yang ingin menyasar pasar dengan standar kualitas lebih tinggi. Meski demikian, penampilan menarik saja tidak cukup. Ukuran buah, tingkat kematangan, kondisi fisik, serta keseragaman produk tetap perlu diperhatikan.

Pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan biaya sortir, pengemasan, penyimpanan, dan distribusi. Semua komponen tersebut berpengaruh terhadap margin keuntungan yang diperoleh.

3. Mangga Manalagi, Cocok untuk Pasar Konsumen Harian

(Foto: Mangga manalagi. (Foto: iStock) )

Mangga Manalagi dikenal sebagai salah satu varietas yang banyak dijumpai di pasar Indonesia. Buah ini umumnya memiliki rasa manis dan aroma khas, sehingga dapat menjadi pilihan untuk konsumsi keluarga.

Kementerian Pertanian mencatat Manalagi 69 sebagai salah satu varietas unggul mangga yang telah dilepas. Selain itu, terdapat pula varietas Manalagi lainnya yang memiliki karakteristik berbeda.

Untuk peluang usaha, mangga Manalagi dapat dipertimbangkan bagi pedagang yang ingin menyasar konsumen rumah tangga dan pasar buah lokal. Penentuan harga sebaiknya disesuaikan dengan ukuran, mutu, kondisi buah, serta harga jual di wilayah masing-masing.

Pedagang juga perlu melakukan penyortiran agar buah yang dijual sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Buah dengan kondisi baik dapat dipasarkan sebagai buah segar, sedangkan buah yang kurang menarik secara visual tetapi masih layak konsumsi dapat dipertimbangkan untuk produk olahan yang sesuai.

4. Mangga Golek, Pilihan untuk Konsumsi Segar

(Foto: Mangga golek. (Foto: iStock) )

Mangga Golek merupakan salah satu jenis mangga yang dikenal masyarakat. Bentuk buahnya cenderung memanjang, dengan daging buah yang tebal dan rasa manis ketika matang.

Kementerian Pertanian memasukkan Golek 31 sebagai salah satu varietas unggul mangga yang telah dilepas. Karakteristik buahnya dapat menjadi pertimbangan bagi petani maupun pedagang dalam menentukan jenis mangga yang akan dibudidayakan atau dijual.

Dalam usaha perdagangan, mangga Golek dapat ditawarkan sebagai buah konsumsi harian. Penjual dapat memasarkan buah berdasarkan ukuran dan tingkat kematangan agar pembeli lebih mudah memilih sesuai kebutuhan.

Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan buah tidak mengalami kerusakan akibat benturan selama pemanenan, penyimpanan, maupun pengiriman. Penanganan yang baik membantu menjaga mutu produk sampai ke tangan konsumen.

5. Mangga Indramayu, Potensi untuk Pasar Lokal dan Olahan

(Foto: Mangga Indramayu. (Foto: iStock) )

Mangga Indramayu juga termasuk jenis yang dikenal di Indonesia. Varietas ini banyak dikaitkan dengan sentra produksi mangga di Jawa Barat dan menjadi salah satu pilihan untuk pasar buah segar.

Informasi dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Kementerian Pertanian menyebutkan bahwa mangga Indramayu termasuk jenis yang dibudidayakan di Indonesia. Nilai jualnya dapat berbeda-beda bergantung pada kondisi pasokan dan permintaan pasar.

Selain dijual dalam bentuk buah utuh, mangga yang memenuhi persyaratan keamanan pangan tetapi kurang menarik dari sisi penampilan dapat dipertimbangkan sebagai bahan baku olahan. Misalnya, untuk jus, puree, selai, atau manisan, sesuai karakteristik bahan dan kebutuhan pengolahan.

Namun, buah yang busuk, berjamur, atau menunjukkan tanda kerusakan tidak boleh dicampurkan ke dalam bahan baku produk olahan. Pemilihan bahan yang aman tetap menjadi prioritas.

Tips Memilih Mangga Berkualitas agar Lebih Mudah Dijual

Mengenali jenis mangga merupakan langkah awal. Agar usaha lebih kompetitif, petani dan pedagang juga perlu memperhatikan mutu buah yang akan dipasarkan.

Berikut beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan:

1. Sesuaikan varietas dengan target pasar

Tentukan terlebih dahulu apakah mangga akan dijual untuk konsumsi harian, pasar buah premium, atau bahan baku olahan. Setiap segmen memiliki kebutuhan dan standar kualitas yang berbeda.

2. Perhatikan kematangan buah

Pilih tingkat kematangan sesuai kebutuhan distribusi. Buah yang akan dikirim ke tempat jauh perlu ditangani dengan cermat agar tidak terlalu matang sebelum sampai kepada pembeli.

3. Lakukan penyortiran

Pisahkan mangga berdasarkan ukuran, kondisi fisik, dan tingkat kematangan. Pengelompokan ini memudahkan penentuan harga serta membantu konsumen memperoleh produk sesuai ekspektasi.

4. Jaga kebersihan dan penanganan pascapanen

Hindari benturan yang dapat merusak kulit dan daging buah. Gunakan kemasan yang sesuai dan atur penyimpanan agar kualitas mangga tetap terjaga selama proses distribusi.

5. Hitung biaya dan potensi keuntungan

Jangan hanya melihat selisih harga beli dan harga jual. Masukkan pula biaya transportasi, kemasan, tenaga kerja, penyimpanan, serta risiko buah rusak atau tidak terjual.

Dengan perhitungan tersebut, pelaku usaha dapat memperkirakan margin keuntungan secara lebih realistis.

Peluang usaha mangga tidak berhenti pada perdagangan buah utuh. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menjelaskan bahwa mangga juga dapat diolah menjadi produk seperti jus, puree, manisan, selai, dan berbagai makanan lainnya.

Diversifikasi produk dapat menjadi alternatif ketika pasokan buah melimpah saat panen raya. Akan tetapi, usaha pengolahan membutuhkan perhitungan tersendiri, mulai dari biaya bahan baku, peralatan, pengemasan, hingga ketentuan keamanan pangan.

Pada akhirnya, jenis mangga yang paling menguntungkan tidak selalu sama bagi setiap pelaku usaha. Harga di tingkat petani, kualitas buah, biaya distribusi, permintaan konsumen, dan kemampuan menjaga pasokan akan turut menentukan hasil usaha.

Dengan mengenali karakteristik varietas serta memilih strategi pemasaran yang tepat, musim mangga dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan usaha buah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kemarau Bikin Gerah dan Berkeringat, Ini Cara Atasi Bau Badan agar Tetap Segar

Baca Juga: Ramalan Zodiak 17 Oktober 2026: Asmara, Karier, dan Keuangan 12 Zodiak

Topik Terkait
# Mangga# musim mangga# jenis mangga

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap