JATIMTIMES - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak, buka suara terkait fenomena antrean panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang marak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah Jatim.
Emil memastikan bahwa PT Pertamina kini tengah bekerja keras memulihkan pasokan energi di lapangan. Diketahui, krisis pasokan yang sebelumnya sempat marak di wilayah Bali tersebut terpantau meluas ke sejumlah daerah di Jawa Timur per 14–15 Oktober 2026.
Antrean kendaraan yang mengular terjadi di berbagai SPBU, khususnya di Malang Raya, Jember, Kediri, Blitar, Bondowoso, Jombang, hingga Mojokerto. Kondisi tersebut menyebabkan stok BBM di tingkat SPBU cepat habis, sehingga memaksa pengendara menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre atau beralih membeli kepada pengecer.
Menyikapi situasi ini, Pemprov Jatim bergerak cepat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan PT Pertamina. Emil Dardak mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi langsung dengan Pertamina guna memastikan kelancaran suplai Pertalite maupun solar di berbagai wilayah Jatim.
Menurutnya, kendala distribusi yang sebelumnya terjadi di Bali turut memberikan dampak terhadap rantai pasok di Jatim. “Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk bisa memastikan layanan kepada masyarakat lancar,” ujar Emil Dardak saat ditemui di Gedung DPRD Jatim, Kamis (15/10/2026).
Emil menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pertamina, permasalahan ini bukan disebabkan oleh habisnya kuota subsidi tahunan. Pihak Pertamina saat ini dikatakannya tengah bekerja keras di lapangan untuk memulihkan kembali pasokan energi tersebut.
Meski demikian, Emil menegaskan bahwa Pemprov Jatim siap membuka ruang koordinasi dan memberikan dukungan penuh jika dibutuhkan, termasuk dalam mengantisipasi potensi kendala operasional di lapangan maupun aksi panic buying di SPBU.
“Kalau misalnya ada perlu beberapa koordinasi operasionalnya, SPBU misalnya, atau juga ada bahaya panic buying, pasti kami dikasih tahu. Kali ini mereka tidak minta apa-apa dari kita, mereka sedang bekerja keras memulihkan pasokan,” pungkasnya.
Baca Juga: Mulai Kapan Gaji PNS Dibayar Lewat Kopdes Merah Putih?
Baca Juga: Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari Dilantik Jadi Wamenhan, Ini Rekam Jejak Keduanya