JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Kemenkes Apresiasi Operasional Koperasi Merah Putih di Kota Blitar, Mas Ibin Dorong Penguatan Ekonomi Kelurahan

Reporter: Aunur Rofiq • Editor: Nurlayla Ratri
📅 15 Oktober 2026, 17:35 WIB • ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES – Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Blitar mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Sejumlah layanan koperasi dinilai telah berjalan baik, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, obat-obatan bebas, hingga sarana pendukung usaha. Pemerintah Kota Blitar pun mendorong penguatan koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi kelurahan sekaligus perluasan pasar bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi operasional Koperasi Merah Putih di Kota Blitar, Kamis (15/10/2026). Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan Kemenkes oleh Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin di Djoglo Djatimalang.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih harus memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak cukup diukur dari pembentukan kelembagaan, tetapi juga dari kemampuan menjalankan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

"Kita ingin Koperasi Merah Putih benar-benar hidup, memiliki kegiatan usaha yang produktif, dikelola secara profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koperasi harus menjadi penggerak ekonomi kelurahan, memperkuat UMKM, serta membuka peluang usaha bagi warga," ujar Mas Ibin.

Mas Ibin juga menyambut baik monitoring pemerintah pusat sebagai kesempatan untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan usaha koperasi. Ia meminta perangkat daerah bersama pengurus koperasi menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan.

"Koperasi jangan hanya berdiri secara administratif, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Kemenkes Apresiasi Operasional dan Akses Obat Masyarakat

Usai kegiatan penyambutan, tim Kemenkes melaksanakan monitoring ke lima Koperasi Merah Putih, masing-masing di Kelurahan Ngadirejo, Sentul, Tanggung, Bendo, dan Kepanjenlor.

Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Kemenkes RI, Dita Novianti, memberikan penilaian positif terhadap operasional Koperasi Merah Putih di Kelurahan Ngadirejo. Berdasarkan hasil peninjauannya, sejumlah fasilitas dan kegiatan usaha telah berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah semuanya baik, menurut saya semuanya jalan. Kalau kita lihat barangnya juga cukup banyak, obat-obatannya juga sudah tersedia, kemudian pupuk juga ada. Semua kendaraan operasional juga berjalan," kata Dita.

Menurut Dita, keberadaan layanan obat di koperasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan kesehatan dasar. Untuk tahap awal, obat yang disediakan terbatas pada kategori obat bebas dan obat bebas terbatas yang dapat digunakan masyarakat untuk swamedikasi atau pengobatan mandiri terhadap keluhan ringan.

Sementara itu, obat keras yang memerlukan resep dokter tetap harus diperoleh melalui apotek sesuai ketentuan.

Dita menambahkan, layanan farmasi di Koperasi Merah Putih berpeluang dikembangkan menjadi apotek seiring dengan perkembangan usaha koperasi. Namun, pengembangan tersebut harus memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku, termasuk ketersediaan tenaga kefarmasian.

"Mudah-mudahan ke depan Koperasi Merah Putih Ngadirejo ini bisa lebih sukses lagi, lebih banyak lagi pelanggannya, dan bisa memberikan dampak yang lebih besar," ujarnya.

Pemkot Blitar Perluas Pasar UMKM dan Layanan Kebutuhan Warga

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, mengatakan hasil monitoring menunjukkan adanya perkembangan operasional Koperasi Merah Putih dibandingkan saat peluncuran awal.

Salah satu kemajuan yang terlihat adalah mulai dipasarkannya produk UMKM lokal di lima koperasi yang menjadi lokasi peninjauan. Selain itu, koperasi juga menyediakan LPG bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kalau melihat perkembangannya dibandingkan waktu launching dulu, sekarang di masing-masing lima titik Koperasi Merah Putih sudah bisa menjual produk UMKM. Ini perkembangan terbaru. Kemudian sekarang juga sudah ada LPG bersubsidi," jelas Tri Iman.

Menurutnya, permintaan LPG bersubsidi cukup tinggi. Setiap pasokan sekitar 40 tabung datang, stok biasanya segera habis. Penyalurannya dibatasi maksimal satu tabung per keluarga dalam satu minggu.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar ketersediaan pasokan dapat terus dijaga sesuai kebutuhan dan ketentuan distribusi.

Tri Iman menegaskan, Pemkot Blitar berharap keterlibatan UMKM lokal dalam jaringan pemasaran Koperasi Merah Putih semakin diperluas. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi tempat penjualan kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka saluran distribusi baru bagi pelaku usaha daerah.

"Harapan kami, produk UMKM lokal yang sekarang sudah bisa dijual di Koperasi Merah Putih dapat terus dilanjutkan dan diberikan kesempatan yang lebih besar," katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 40 penerima manfaat. Bantuan terdiri atas paket sembako untuk 10 warga kurang mampu dan voucher belanja dari Pertamina bagi 30 penerima manfaat.

Mas Ibin mengapresiasi dukungan Kemenkes, Pertamina, serta berbagai pihak dalam penguatan Koperasi Merah Putih. Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut agar koperasi semakin produktif, memperluas peluang usaha, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin Koperasi Merah Putih menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mandiri. Dengan kolaborasi yang kuat, koperasi harus mampu memperkuat UMKM, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah bagian dari langkah kita mewujudkan Kota Blitar yang Maju, Sehat, dan Sejahtera menuju Kota Masa Depan," pungkas Mas Ibin.

Baca Juga: Menteri Sosial Cek Operasional Koperasi Desa di Lamongan

Baca Juga: Antrean Panjang Kepung SPBU di Jatim, Wagub Emil: Pertamina Sedang Bekerja Keras Pulihkan Pasokan

Topik Terkait
# Blitar# Syauqul Muhibbin# Mas Ibin# koperasi merah putih# kdkmp

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap