JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Karhutla Indonesia Berdampak ke 5 Negara, Timor Leste sampai Tutup Sekolah 3 Hari

Reporter: Mutmainah J • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 15 Oktober 2026, 15:31 WIB • ⏱️ 5 menit baca

JATIMTIMES - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi perhatian setelah dampak kabut asap dilaporkan meluas hingga ke sejumlah negara tetangga. Selain mengganggu kualitas udara, kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas pendidikan.

Timor Leste menjadi salah satu negara yang mengambil langkah darurat. Pemerintah setempat memutuskan menutup sekolah selama tiga hari, mulai Kamis (15/10/2026), setelah kabut asap tebal menyelimuti ibu kota Dili dan wilayah sekitarnya.

Dampak kabut asap karhutla Indonesia juga dilaporkan dirasakan di Malaysia, Singapura, dan Filipina. Sementara itu, masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia masih menghadapi risiko kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.

Timor Leste Tutup Sekolah Selama Tiga Hari

Penutupan sekolah di Timor Leste dilakukan untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap siswa, guru, dan tenaga pendidikan lainnya. Pemerintah juga meminta keluarga menjaga anak-anak tetap berada di dalam rumah serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Kebijakan tersebut diambil setelah kabut asap menyelimuti Dili hingga mengganggu jarak pandang. Sejumlah warga mengaku kondisi udara sempat memburuk pada awal pekan.

Sonya da Costa Soares, bidan berusia 30 tahun, menggambarkan pekatnya polusi yang menyelimuti ibu kota Timor Leste tersebut.

"Baru-baru ini, polusi di Dili sangat parah. Kita tidak bisa melihat matahari, polusinya tebal," ungkapnya.

Warga lainnya, Felicidade Alves dos Santos Martins, juga mengungkapkan kekhawatirannya. Putrinya, Febrianti, termasuk siswa sekolah menengah yang harus dipulangkan dari sekolah.

Sementara itu, Vitaliano da Costa Calapes, siswa berusia 18 tahun di Kolese Santo Ignatius Loyola, mengatakan dirinya tetap belajar dari rumah karena akan menghadapi ujian akhir.

Ia berharap kualitas udara segera membaik sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan normal.

Daftar 5 Negara yang Terdampak Kabut Asap Karhutla

Persebaran asap kebakaran hutan dan lahan dapat melintasi batas negara, bergantung pada arah angin dan kondisi atmosfer. Berikut negara-negara yang dilaporkan terdampak kabut asap karhutla Indonesia dalam informasi yang menjadi dasar artikel ini.

1. Indonesia

Indonesia menjadi wilayah yang menghadapi dampak langsung kebakaran hutan dan lahan. Sejumlah kawasan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua dilaporkan mengalami kebakaran yang menghanguskan hutan serta lahan perkebunan.

Selain kerusakan lingkungan, asap kebakaran dapat meningkatkan konsentrasi partikel berbahaya di udara. Paparan polusi tersebut berisiko memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan.

Dalam laporan AFP yang dirujuk sebelumnya, lebih dari 280.000 kasus gangguan pernapasan disebut tercatat di wilayah terdampak asap di Indonesia sejak 18 Agustus 2026. Angka ini perlu dipahami sebagai laporan untuk wilayah terdampak di Indonesia, bukan jumlah korban di seluruh negara.

2. Malaysia

Malaysia termasuk negara yang dilaporkan mengalami dampak kabut asap lintas batas. Memburuknya kualitas udara bahkan mendorong pemerintah setempat mengambil langkah untuk melindungi masyarakat.

Reuters melaporkan pada 9 Oktober 2026 bahwa Malaysia menutup sekolah di sejumlah negara bagian dan wilayah administratif akibat kabut asap.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak selalu berhenti di sekitar lokasi kebakaran. Asap yang terbawa angin dapat memengaruhi aktivitas masyarakat di negara tetangga.

3. Singapura

Singapura juga menghadapi persoalan kualitas udara akibat kabut asap regional. Peningkatan konsentrasi partikel halus atau PM2.5 menjadi perhatian karena partikel berukuran kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Laporan yang dirujuk sebelumnya menyebutkan bahwa pada 14 Oktober 2026, konsentrasi PM2.5 di wilayah barat Singapura mencapai 288 mikrogram per meter kubik dalam pengukuran satu jam.

Meski demikian, angka tersebut merupakan pengukuran pada lokasi dan waktu tertentu, sehingga tidak dapat dianggap mewakili kualitas udara seluruh Singapura sepanjang hari.

4. Filipina

Filipina juga disebut dalam laporan mengenai persebaran kabut asap dari kebakaran di Indonesia. Namun, informasi yang tersedia belum merinci wilayah Filipina yang terdampak, tingkat polusinya, maupun kebijakan khusus yang diterapkan pemerintah setempat.

Karena itu, dampak terhadap Filipina perlu dibedakan dari kondisi di Malaysia dan Timor Leste yang dalam laporan terkait disertai informasi mengenai tindakan pemerintah.

5. Timor Leste

Timor Leste menjadi sorotan setelah pemerintahnya memberlakukan penutupan sekolah selama tiga hari, mulai 15 Oktober 2026.

Kabut asap yang menyelimuti Dili membuat warga khawatir terhadap kesehatan anak-anak. Selain menangguhkan kegiatan belajar tatap muka, pemerintah mengimbau masyarakat mengurangi paparan asap dan memakai masker saat harus keluar rumah.

Sejumlah siswa tetap melanjutkan kegiatan belajar dari rumah sembari menunggu kualitas udara membaik dan sekolah kembali beroperasi.

Mengapa Kabut Asap Karhutla Bisa Menyebar ke Negara Lain?

Kabut asap karhutla dapat menyebar jauh dari sumber kebakaran ketika partikel asap terbawa angin. Jarak persebarannya dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain intensitas kebakaran, arah dan kecepatan angin, kondisi atmosfer, serta lamanya kebakaran berlangsung.

Ketika kebakaran terjadi dalam skala luas, asap yang dihasilkan dapat mengganggu kualitas udara di wilayah lain, termasuk negara yang berbatasan atau berada di sekitar kawasan terdampak.

Musim kemarau dan kondisi kering juga dapat meningkatkan risiko kebakaran di kawasan hutan dan lahan. Fenomena El Nino, apabila memperkuat kondisi kering di suatu wilayah, dapat turut meningkatkan kerentanan terhadap karhutla. Namun, tingkat keparahan setiap kejadian tetap perlu dilihat berdasarkan data cuaca dan kebakaran yang terukur.

Dampak lintas negara ini membuat pencegahan kebakaran, pemantauan titik panas, pemadaman dini, dan perlindungan kesehatan masyarakat menjadi hal penting.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak asap, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menutup pintu dan jendela saat asap pekat, serta menggunakan respirator yang sesuai seperti N95 ketika harus keluar rumah dapat membantu mengurangi paparan partikel. Masker kain biasa tidak memberikan perlindungan setara terhadap partikel halus.

Dengan demikian, kabut asap karhutla bukan hanya persoalan kebakaran hutan di Indonesia. Dampaknya dapat menjalar ke negara lain dan mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk memaksa sekolah menghentikan pembelajaran tatap muka sementara waktu.

Baca Juga: ISPU Berbahaya di Tengah Karhutla, Ini 10 Wilayah dengan Polusi Udara Tertinggi

Baca Juga: Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Malang Bertambah Jadi 19 Ribu Jiwa

Topik Terkait
# Karhutla 2026# Kebakaran Hutan# Bencana Nasional# Hutan Kalimantan# Kalimantan# Timor Leste# Kabut Asap

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap