JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Cegah Generasi Muda Terjerat Narkoba dan Judol, Bakesbangpol Jember Libatkan Santri

Reporter: Moh. Ali Mahrus • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 15 Oktober 2026, 15:26 WIB • ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mengajak kalangan santri memperkuat benteng diri dari ancaman narkoba dan judi online melalui Talkshow Santri Bersinar (Santri Bersih Narkoba) Tahun 2026. Mengusung tema “Lawan Narkoba, Tolak Judol, Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, kecanduan judi online, serta perilaku digital yang berisiko.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu, (14/10/2026, mulai pukul 09.30 WIB di Aula Praja Mukti, Pemerintah Kabupaten Jember. Talkshow diikuti ratusan santri dari enam pondok pesantren, yakni PP Riyaldus Sholihien, PP Asyafa-ah, PP Nuris, PP Al Azhar, PP Al-Qodiri 1 Jember, dan PP Darus Sholah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., serta Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Mega Wulandari, S.STP., M.M. Sejumlah narasumber turut memberikan materi dari perspektif kesehatan mental, keuangan, agama, dan hukum.

Mereka adalah Dr. H. Rijal Mumazziq Z., M.H.I. dari Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), M. Fiqrom Ashari dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, IPTU Enol Wibisono, S.H. dari Polres Jember, serta Dr. Evi Lestari, S.E., M.Si. dari Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D).

Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, Indra Tri Purnomo menegaskan bahwa talkshow tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka Hari Santri Nasional, melainkan bagian dari upaya membangun kewaspadaan bersama terhadap ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Menurutnya, narkoba dan judi online merupakan persoalan serius yang dapat merusak kesehatan, mengganggu kehidupan keluarga, memicu persoalan sosial, hingga mendorong seseorang terjerat masalah hukum dan keuangan.

“Narkoba dan judi online merupakan musuh yang harus kita lawan bersama. Keduanya dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, kita perlu membentengi diri, memperkuat ketahanan moral, dan membangun keberanian untuk mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba maupun judi online,” tegasnya.

Indra juga menekankan pentingnya peran santri dan lingkungan pesantren dalam membangun ketahanan moral masyarakat. Menurutnya, santri tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan agama, tetapi juga perlu dibekali pemahaman mengenai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk ancaman penyalahgunaan teknologi digital.

Melalui Talkshow Santri Bersinar, Bakesbangpol Jember berharap para peserta dapat menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing, sekaligus menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya dan komunitas pesantren.

Materi pertama yang disampaikan Dr. Evi Lestari dari TP3D membahas bahaya narkoba, judi online, dan kecanduan game online terhadap kesehatan fisik maupun mental. Ia menjelaskan bahwa ketiganya memiliki pola yang dapat mendorong perilaku adiktif, terutama ketika seseorang kehilangan kemampuan mengendalikan kebiasaan tersebut.

Kecanduan dapat ditandai dengan perubahan perilaku, gangguan tidur, kecemasan, penurunan motivasi, kesulitan mengendalikan emosi, hingga terganggunya aktivitas pendidikan dan hubungan sosial. Karena itu, peserta diajak mengenali tanda-tanda awal kecanduan dan memahami pentingnya mencari bantuan apabila menghadapi persoalan tersebut.

Sementara itu, M. Fiqrom Ashari dari OJK Jember memberikan pemahaman mengenai bahaya judi online dari sisi keuangan. Kemudahan akses melalui telepon seluler dapat membuat seseorang terjebak dalam permainan yang berlangsung sepanjang waktu. Keinginan mengejar kekalahan dan harapan memperoleh keuntungan secara instan berisiko menimbulkan kerugian finansial, penumpukan utang, serta persoalan dalam keluarga.

Dari perspektif keagamaan, Dr. H. Rijal Mumazziq Z. dari FKPP mengangkat ketegasan Islam dalam menolak narkoba dan judi online demi melindungi umat. Penguatan nilai agama dan pembentukan karakter dinilai penting agar santri memiliki prinsip yang kuat dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan maupun perkembangan teknologi.

Adapun IPTU Enol Wibisono, S.H. dari Polres Jember menjelaskan konsekuensi hukum pidana terkait penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online. Pemahaman mengenai hukum diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta terhadap risiko perbuatan melanggar hukum serta pentingnya menjauhi aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Selain penyampaian materi, para santri didorong untuk membangun kebiasaan positif, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, mengisi waktu dengan kegiatan produktif, serta berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba dan perjudian.

Pencegahan juga memerlukan keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat. Perubahan perilaku yang mencolok, gangguan aktivitas sehari-hari, serta persoalan emosional perlu mendapat perhatian agar seseorang dapat memperoleh pendampingan yang tepat sejak dini.

Kegiatan ini menegaskan bahwa upaya melindungi generasi muda tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga harus disertai edukasi, penguatan karakter, dan dukungan lingkungan yang sehat.

Setelah seluruh narasumber menyampaikan materi, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat kepada para narasumber dan sesi foto bersama. Talkshow Santri Bersinar Tahun 2026 berakhir pada pukul 11.45 WIB.

Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Jember berharap para santri semakin memahami bahaya narkoba dan judi online serta mampu mengambil peran nyata dalam membangun lingkungan pesantren yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Semangat Santri Bersinar diharapkan tidak berhenti pada kegiatan talkshow, tetapi berlanjut menjadi gerakan bersama untuk menjaga generasi muda Jember agar tumbuh dengan karakter kuat, pikiran sehat, dan masa depan yang lebih baik. (*)

Baca Juga: DLH Surabaya Gelar OTT Dini Hari, 4 Pelaku Buang Sampah Sembarangan Ditindak

Baca Juga: Sejak Kehamilan, Pemkot Surabaya Siapkan Identitas Anak Lewat Bunda Jelita

Topik Terkait
# Generasi Muda# Narkoba# Judol# Bakesbangpol Jember# Santri Bersinar# Santri

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap