JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Indonesia Punya Kedai Kopi Terbanyak di Asia, Jumlahnya Tembus 461 Ribu Lokasi

Reporter: Mutmainah J • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 14 Oktober 2026, 11:34 WIB • ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES - Indonesia bukan hanya dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi dunia, tetapi juga memiliki budaya ngopi yang kuat. Kebiasaan menikmati kopi telah berkembang menjadi bagian dari keseharian masyarakat, mulai dari warung kopi sederhana hingga kafe modern yang menawarkan beragam konsep.

Besarnya budaya ngopi tersebut tercermin dari jumlah kedai kopi yang tersebar di berbagai daerah. Berdasarkan data Seasia Stats yang bersumber dari database Point of Interest (POI) per November 2025, Indonesia tercatat memiliki 461.991 lokasi kedai kopi, menjadikannya negara dengan jumlah kedai kopi terbanyak di Asia sekaligus dunia.

Angka tersebut jauh melampaui sejumlah negara lain yang juga memiliki budaya minum kopi yang kuat. Data ini dihimpun berdasarkan titik lokasi usaha, sehingga satu merek yang memiliki banyak cabang dapat tercatat sebagai beberapa lokasi berbeda.

Jumlah Kedai Kopi di Indonesia Tembus Ratusan Ribu

Mengutip laporan Seasia Stats bertajuk Asian Countries with the Most Coffee Shops yang dipublikasikan pada 7 Juli 2026, Indonesia menempati posisi pertama dalam daftar negara Asia dengan jumlah kedai kopi terbanyak.

Data POI mencakup beragam tempat usaha, mulai dari kafe modern, kedai kopi spesialti, hingga warung kopi tradisional. Karena penghitungan dilakukan berdasarkan lokasi, angka tersebut tidak bisa langsung diartikan sebagai jumlah merek atau perusahaan kedai kopi yang beroperasi di Indonesia.

Banyaknya lokasi kedai kopi juga memperlihatkan bahwa tempat ngopi memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat membeli minuman. Kedai kopi kini kerap dimanfaatkan untuk bertemu teman, berdiskusi, mengerjakan tugas, bekerja dari luar kantor, hingga menghabiskan waktu luang.

Di sejumlah daerah, warung kopi bahkan telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Sementara itu, kafe modern menawarkan pengalaman berbeda melalui pilihan menu, desain interior, fasilitas, dan sajian kopi dari berbagai daerah.

Daftar Negara dengan Kedai Kopi Terbanyak di Asia

Indonesia berada di posisi teratas dalam daftar negara Asia dengan jumlah kedai kopi terbanyak. Berikut perbandingan jumlah lokasi di sejumlah negara berdasarkan data yang dihimpun Seasia Stats per November 2025.

1. Indonesia: 461.991 lokasi.

2. Tiongkok: sekitar 190.000 lokasi.

3. Vietnam: 132.294 lokasi.

4. Korea Selatan: lebih dari 100.000 lokasi.

5. Thailand: 96.969 lokasi.

6. Jepang: lebih dari 75.000 lokasi.

7. Filipina: lebih dari 60.000 lokasi.

8. Malaysia: lebih dari 3.500 lokasi.

Daftar tersebut menunjukkan besarnya perkembangan budaya kedai kopi di Asia. Meski demikian, angka setiap negara perlu dibaca sesuai cakupan dan kategori dalam basis data yang digunakan, bukan semata-mata sebagai ukuran tingkat konsumsi kopi masyarakatnya.

Mengapa Kedai Kopi Begitu Mudah Ditemukan di Indonesia?

Salah satu hal yang membuat kedai kopi mudah dijumpai di Indonesia adalah beragamnya konsep usaha yang berkembang. Masyarakat bisa menemukan warung kopi dengan harga terjangkau di lingkungan permukiman, kedai tradisional yang telah lama berdiri, hingga kafe yang menyasar konsumen perkotaan.

Budaya berkumpul atau nongkrong turut membuat kedai kopi memiliki tempat tersendiri dalam keseharian masyarakat. Tidak sedikit orang yang menjadikan kedai kopi sebagai lokasi pertemuan informal, tempat bertukar pikiran, maupun ruang untuk menyelesaikan pekerjaan.

Selain itu, Indonesia memiliki beragam kopi lokal yang dikenal berdasarkan daerah asalnya. Kopi Gayo, Toraja, Mandailing, dan Java menjadi beberapa contoh kopi Nusantara yang memiliki karakter serta metode penyajian berbeda.

Keberadaan kedai kopi membantu memperkenalkan kekayaan tersebut kepada konsumen. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati minuman, tetapi juga mengenal biji kopi dari daerah tertentu dan mencoba berbagai metode penyeduhan.

Kedai Kopi Jadi Bagian dari Wisata Kuliner

Banyaknya kedai kopi juga membuka peluang bagi perkembangan wisata kuliner di Indonesia. Wisatawan dapat menjadikan kedai kopi lokal sebagai salah satu tujuan untuk mengenal karakter suatu daerah melalui cita rasa minuman dan suasananya.

Kedai kopi tradisional menawarkan pengalaman yang berbeda dari kafe modern. Di satu tempat, pengunjung bisa menikmati kopi dengan cara penyajian yang telah dikenal masyarakat setempat. Di tempat lain, pengunjung dapat mencoba racikan kopi yang menggabungkan biji lokal dengan teknik penyeduhan modern.

Bagi pelaku usaha, keberadaan kedai kopi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas. Namun, besarnya jumlah lokasi usaha tidak serta-merta menunjukkan tingkat keuntungan setiap kedai, karena kinerja bisnis tetap dipengaruhi oleh permintaan pasar, biaya operasional, dan persaingan.

Dengan jumlah lokasi yang mencapai ratusan ribu, kedai kopi telah menjadi bagian penting dari lanskap kuliner Indonesia. Data Seasia Stats tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya ruang bagi budaya ngopi dan bisnis kopi di Tanah Air, dari warung sederhana hingga kafe yang menawarkan pengalaman menikmati kopi secara lebih modern.

Baca Juga: Kenapa Kebakaran Hutan Disebut Karhutla? Ini Alasan di Baliknya

Baca Juga: Kalender Jawa Weton Rabu Wage 14 Oktober 2026: Saatnya Jalin Pertemanan

Topik Terkait
# Kopi# Kedai Kopi# Kopi Indonesia

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap