JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Ramai Rencana Retret Kepala Sekolah di Kota Malang, Ini Arti Retret Berdasarkan KBBI

Reporter: Riski Wijaya • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 13 Oktober 2026, 14:51 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Rencana retret bagi 345 kepala sekolah di Kota Malang menjadi perbincangan setelah pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 300 juta. Selain urgensi dan efektivitasnya, istilah retret yang digunakan untuk kegiatan tersebut juga menarik untuk ditelusuri berdasarkan makna dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Berdasarkan KBBI Daring melalui laman resmi kbbi.kemendikdasmen.go.id, retret memiliki arti khalwat, mengundurkan diri dari dunia ramai untuk mencari ketenangan batin. Dalam konteks keagamaan, istilah tersebut berkaitan dengan kegiatan menyepi untuk melakukan refleksi dan pendalaman spiritual.

Sementara itu, rencana retret kepala sekolah di Kota Malang justru diarahkan pada evaluasi dan pembinaan tenaga pendidikan. Kegiatan tersebut menyasar 345 kepala sekolah jenjang SD dan SMP, terdiri atas 225 kepala sekolah negeri serta 120 kepala sekolah swasta.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang merencanakan kegiatan tersebut berlangsung pada November 2026. Pelaksanaannya dirancang selama satu hari tanpa menginap, dengan materi di dalam ruangan dan aktivitas luar ruangan bernuansa militer. Islamic Center Kota Malang menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan.

Anggaran sekitar Rp 300 juta disiapkan melalui APBD Perubahan 2026. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyebut dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan, mulai dari konsumsi, seragam, hingga honorarium narasumber.

“Dengan anggaran Rp 300 juta, yang di-retreat hampir 300 orang. Menurut saya tidak besar. Bahkan, di bawah standar biaya umum Pemkot Malang,” ujar Suwarjana.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana introspeksi setelah munculnya sejumlah persoalan di lingkungan sekolah, termasuk kasus dugaan kekerasan di SMP Negeri 18 Kota Malang. Menurutnya, pembekalan diperlukan agar kepala sekolah lebih memahami tanggung jawabnya dalam menangani siswa dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

“Kalau dilihat dari nilainya kan juga tidak terlalu besar. Insyaallah, kalau memang maksud dan tujuannya baik, masih bisa dilaksanakan. Nanti kita akan minta kepada kepala dinasnya, kira-kira seberapa efektif apabila retreat ini dilaksanakan,” kata Wahyu.

Namun, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai evaluasi kepala sekolah semestinya tidak hanya mengandalkan kegiatan retret. Ia mendorong pemerintah memusatkan perhatian pada pembenahan tata kelola sumber daya manusia (SDM), mulai dari proses seleksi, penempatan, hingga evaluasi kinerja kepala sekolah.

“Saya berharap nanti harus ada kegiatan yang lebih menukik pada tujuannya apa sebenarnya. Memperbaiki tata kelola sumber daya manusia, kan. Kenapa tidak dipusatkan di situ saja, tata kelola SDM-nya,” ujar Amithya.

Sorotan terhadap rencana tersebut juga berkaitan dengan dokumen penganggarannya. Dalam pembahasan DPRD, alokasi Rp 300 juta disebut tercantum untuk program peningkatan kapasitas ASN dan pelatihan pengelolaan manajerial satuan pendidikan, bukan secara eksplisit menggunakan istilah retret. Karena itu, DPRD meminta kejelasan mengenai bentuk kegiatan, tujuan, serta hasil yang hendak dicapai.

Di tengah perbedaan pandangan tersebut, rencana retret kepala sekolah masih membutuhkan penjelasan mengenai ukuran keberhasilannya. Dengan anggaran ratusan juta rupiah dan ratusan peserta, publik perlu mengetahui bagaimana kegiatan sehari itu akan diterjemahkan menjadi perbaikan nyata dalam pengelolaan sekolah.

Baca Juga: Dispendukcapil Jember Lolos Verifikasi ISO 27001:2022, Siap Perkuat Keamanan Data Kependudukan

Baca Juga: Gunakan Lahan Aset 2,7 Hektar, Pemkot Batu dan CooSAE Siapkan Prototype Smart Integrated Farming di Giripurno

Topik Terkait
# Retreat# Retret# Kepala Sekolah# Retret Kepala Sekolah# Pemkot Malang# DPRD Kota Malang

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap