JATIMTIMES - Kehadiran tikus di rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengotori lingkungan dan mencemari makanan. Hewan pengerat ini bisa masuk melalui celah kecil, mencari tempat persembunyian, hingga memanfaatkan sumber makanan dan air yang tersedia di dalam maupun sekitar rumah.
Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari dan kondisi lingkungan dapat membuat rumah lebih menarik bagi tikus. Mulai dari pintu atau ventilasi yang tidak tertutup rapat hingga sudut ruangan yang jarang dibersihkan, semuanya bisa menjadi peluang bagi tikus untuk masuk dan bersarang.
Dilansir dari Real Simple, ada lima kondisi rumah yang berpotensi mengundang tikus. Salah satunya adalah keberadaan tempat hangat dan tersembunyi yang sering kali luput dari perhatian penghuni rumah.
1. Banyak Celah yang Bisa Menjadi Jalan Masuk Tikus
Rumah dengan banyak akses terbuka lebih mudah dimasuki tikus. Menurut Garrett Thrasher, pakar pengendalian hama sekaligus salah satu pendiri Thrasher Termite & Pest Control, tikus cenderung memanfaatkan kesempatan ketika menemukan jalan masuk yang mudah.
Tikus dapat masuk melalui celah di sekitar pintu, ventilasi, maupun lubang tempat pipa melewati dinding. Bukaan kecil yang tidak diperhatikan bisa menjadi akses bagi hewan pengerat tersebut untuk menjelajahi bagian dalam rumah.
Untuk mengurangi risiko tikus masuk, periksa kondisi pintu, jendela, ventilasi, dan bagian dinding yang berlubang. Tutup celah yang memungkinkan tikus masuk menggunakan bahan penutup yang sesuai, serta pastikan pintu dan jendela tertutup dengan baik.
2. Memiliki Sudut Hangat, Gelap, dan Jarang Diperiksa
Area rumah yang hangat, gelap, dan tersembunyi dapat menjadi tempat favorit tikus untuk berlindung. Kondisi ini sering tidak disadari karena bagian tersebut biasanya jarang dijangkau ketika penghuni rumah membersihkan ruangan.
Daniel Baldwin, ahli entomologi bersertifikat di Hawx Pest Control, menjelaskan bahwa tikus cenderung mencari lokasi tersembunyi setelah berhasil masuk ke dalam rumah. Tempat seperti belakang lemari dapur, sudut gudang, ruang penyimpanan, dan bagian bawah perabot bisa menjadi lokasi yang berpotensi dijadikan sarang.
"Tikus lebih suka berlindung di tempat gelap di mana mereka dapat tetap tersembunyi," kata Baldwin, dikutip dari Real Simple, Selasa (13/10/2026).
Karena itu, jangan hanya berfokus pada kebersihan bagian rumah yang terlihat. Periksa pula sudut ruangan, bagian belakang lemari, dan area penyimpanan yang jarang dibuka.
Jika menemukan kotoran tikus atau tanda-tanda keberadaannya, segera lakukan penanganan. Area tersebut juga perlu dibersihkan dengan cara yang aman agar tidak menjadi tempat persembunyian berulang.
3. Sisa Makanan Berserakan dan Bahan Pangan Tidak Tertutup
Makanan menjadi salah satu faktor yang dapat menarik tikus masuk ke rumah. Remah-remah di lantai, sisa makanan di meja, bahan pangan yang dibiarkan terbuka, hingga sampah dapur yang tidak tertutup rapat dapat menjadi sumber makanan bagi hewan pengerat ini.
Daniel Baldwin menjelaskan bahwa tikus tidak terlalu selektif dalam mencari makanan. Mereka dapat memanfaatkan berbagai jenis makanan yang mudah ditemukan, termasuk sisa makanan, remah-remah di dapur, dan serangga.
Untuk mencegahnya, biasakan menyimpan bahan pangan dalam wadah tertutup rapat. Segera bersihkan tumpahan makanan dan remah-remah setelah memasak atau makan.
Tempat sampah juga sebaiknya dilengkapi penutup dan dikosongkan secara rutin. Dengan membatasi akses terhadap makanan, rumah menjadi kurang menarik bagi tikus yang sedang mencari sumber nutrisi.
4. Ada Pipa Bocor atau Genangan Air di Sekitar Rumah
Selain makanan, ketersediaan air juga dapat membuat tikus tertarik mendatangi suatu tempat. Rumah yang memiliki kebocoran pipa, area lembap di bawah wastafel, atau genangan air berpotensi menyediakan sumber air bagi hewan pengerat tersebut.
Sumber air lain bisa berasal dari mangkuk minum hewan peliharaan yang dibiarkan semalaman, talang air tersumbat, maupun genangan di sekitar fondasi bangunan.
Kondisi lembap yang dibiarkan terus-menerus juga dapat menimbulkan masalah kebersihan lain. Oleh sebab itu, periksa saluran air dan segera perbaiki kebocoran yang ditemukan.
Pastikan bagian bawah wastafel tetap kering, bersihkan talang secara berkala, serta singkirkan genangan air di halaman. Jika menyediakan air minum untuk hewan peliharaan, jaga kebersihan area di sekitarnya dan hindari tumpahan yang tidak segera dibersihkan.
5. Halaman Rumah Dipenuhi Tumpukan Barang dan Semak Lebat
Kondisi di luar rumah juga berpengaruh terhadap kemungkinan tikus masuk ke dalam bangunan. Pekarangan yang dipenuhi barang bekas, tumpukan sampah, rumput tinggi, atau semak-semak lebat dapat menyediakan tempat berlindung bagi tikus.
Terlebih jika tumpukan tersebut berada dekat dinding atau fondasi rumah. Tikus bisa memanfaatkan area itu sebagai tempat bersembunyi sebelum mencari akses masuk ke dalam bangunan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, rawat halaman secara rutin. Pangkas rumput dan semak yang terlalu lebat, singkirkan barang-barang yang tidak terpakai, serta pastikan sampah tidak menumpuk di sekitar rumah.
Periksa pula area di dekat pintu, saluran air, dan fondasi bangunan untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan tikus.
Cara Mencegah Tikus Bersarang di Rumah
Mengenali kondisi yang menarik tikus merupakan langkah awal untuk menjaga rumah tetap bersih dan nyaman. Penghuni rumah sebaiknya tidak hanya mengusir tikus yang sudah terlihat, tetapi juga memperbaiki kondisi yang memungkinkan hewan tersebut kembali.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain menutup celah masuk, menyimpan makanan dalam wadah rapat, membersihkan sisa makanan, memperbaiki kebocoran air, serta merapikan pekarangan.
Selain itu, lakukan pemeriksaan berkala pada area yang jarang dijangkau. Jika ditemukan tanda-tanda infestasi atau jumlah tikus terus bertambah, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional.
Dengan menjaga kebersihan dan mengurangi akses terhadap makanan, air, serta tempat persembunyian, risiko tikus masuk dan bersarang di rumah dapat ditekan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak 13 Oktober 2026: Aries, Taurus hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?
Baca Juga: Kalender Jawa Weton Selasa Pon 13 Oktober 2026: Hati-Hati Saat Bepergian