JATIMTIMES — Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Riyin Nur Asiyah memberikan refleksi mendalam serta penegasan terkait arah prioritas pembangunan daerah saat ditemui di acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke -351.
Menurut Riyin, Memasuki penghujung tahun 2026, fokus utama pemerintah daerah dan legislatif tertuju pada penuntasan program-program krusial sekaligus penguatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan anggaran. Dia menekankan bahwa usia ke-351 merupakan momentum kedewasaan bagi Magetan untuk tetap mandiri di tengah dinamika kebijakan dari pemerintah pusat maupun provinsi.
"Angka 351 bukan angka yang kecil, seharusnya sudah angka yang matang. Tapi dengan semua benturan kebijakan yang ada, baik dari pusat maupun provinsi, kita tetap harus bisa menyesuaikan diri," ucap Hj. Riyin Nur Asiyah.
"Kita harus bisa memaknai bahwasannya efisiensi bukan berarti minimnya semangat, efisiensi bukan akhir dari segalanya, tapi efisiensi membuat kita lebih bisa mandiri berdikari untuk Bumi Mageti," tegasnya.
Ia menambahkan, di akhir tahun 2026 ini fokus kerja legislatif dan eksekutif adalah menuntaskan sisa beban pekerjaan rumah (PR) yang mendesak.
"Otomatis PR-PR-nya hanya penutupan-penutupan dari hal-hal krusial yang harus diselesaikan di tahun ini. Tapi kalau PR jangka panjang masih banyak. Karena dana dari pusat sudah semakin tidak ada, sedangkan infrastruktur kita banyak yang perlu dibenahi dan diperbaiki. Jadi mohon dukungan, kerja sama, dan doa seluruh masyarakat agar kita tetap bisa memaksimalkan seluruh apa yang ada," lanjutnya.
Seirama dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno, S.Sos., menggarisbawahi pentingnya percepatan pembangunan dan semangat pembenahan daerah di usia Magetan yang semakin matang ini. Menurutnya, Magetan saat ini sedang dalam fase aktif berbenah diri demi kemajuan bersama.
"Magetan harus jauh lebih maju sekarang, secara pembangunan dan seluruhnya. Magetan yang sekarang sedang galak-galaknya berbenah, jadi kita harapkan semoga pembangunan di Magetan semakin maju, semakin lancar, dan bisa sesuai dengan harapan masyarakat," tutur Suyatno.
Terkait prioritas alokasi anggaran daerah yang terbatas, Suyatno menegaskan bahwa sektor pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan dasar wajib didahulukan, terutama percepatan perbaikan jalan. "Prioritas dasar ya kebutuhan pokok masyarakat, kebutuhan dasar. Contohnya pendidikan, kesehatan, dan juga yang sekarang sedang kita galakkan adalah pembangunan infrastruktur. Karena banyak masyarakat mengeluhkan infrastruktur jalan yang kurang bagus, tapi sekarang sudah mulai digalakkan pembenahannya," jelasnya.
DPRD Magetan berharap momentum Hari Jadi ke-351 ini menjadi simpul penguat kerja sama antara pemerintah dan warga, sehingga keterbatasan dana tidak menyurutkan langkah dalam memajukan Kabupaten Magetan.
Baca Juga: HUT Ke-81 Jatim, Ony Setiawan: Optimalkan Perikanan Pantura lewat Hilirisasi Hasil Laut
Baca Juga: Pulihkan Kepercayaan Publik, DPRD Situbondo Gelar Tes Urine Anggota Dewan