JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Program Home Care, Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Balita Stunting

Reporter: Moh. Ali Mahrus • Editor: Nurlayla Ratri
📅 9 Oktober 2026, 14:01 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Program Home Care Jember menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat penanganan stunting melalui pelayanan kesehatan langsung ke rumah masyarakat. Dalam rembuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Cumedak Tahun 2027, perhatian terhadap stunting turut mengemuka sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di Kecamatan Sumberjambe. 

Kasi Pemerintahan dan Trantib Kecamatan Sumberjambe, Horyakin, S.T., menekankan pentingnya peran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan, termasuk Home Care Jember. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan penyampaian informasi, edukasi, serta kepedulian bersama terhadap kondisi keluarga yang membutuhkan pendampingan.

“Program Home Care Jember ini perlu kita dukung bersama. Semua pihak diharapkan dapat memberikan informasi, masukan, dan edukasi yang baik kepada masyarakat, sehingga warga memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak serta mengetahui layanan yang bisa dimanfaatkan. Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., telah menunjukkan percepatan dan kepedulian melalui berbagai upaya pelayanan kesehatan, sehingga kita di tingkat kecamatan, desa, dan masyarakat perlu ikut menguatkan pelaksanaannya,” ujar Horyakin Jumat (9/10/2026).

Home Care Jember merupakan program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan rumah yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program ini dirancang untuk mendekatkan akses layanan medis kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.

Salah satu kelompok yang menjadi sasaran layanan tersebut adalah balita stunting. Melalui kunjungan langsung, tenaga kesehatan dapat memantau kondisi penerima manfaat, melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan, memberikan edukasi kepada keluarga, serta menentukan tindak lanjut apabila diperlukan. Pendekatan ini diharapkan membantu keluarga memperoleh pendampingan yang lebih mudah dijangkau dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Dalam penanganan stunting, edukasi kepada orang tua dan keluarga memiliki peran penting. Pemahaman mengenai pemenuhan gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, pemantauan pertumbuhan anak, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala perlu terus diperkuat. Informasi yang benar diharapkan mendorong keluarga lebih tanggap terhadap persoalan pertumbuhan anak dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan tanda-tanda yang perlu diperhatikan.

Karena itu, sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas Sumberjambe, kader Posyandu, dan masyarakat diperlukan agar informasi mengenai Home Care dapat menjangkau warga hingga tingkat lingkungan. Pendataan yang tepat serta komunikasi yang baik juga membantu memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria sasaran dapat memperoleh informasi dan pelayanan sesuai ketentuan program.

Melalui penguatan Home Care dan edukasi masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sumberjambe berharap upaya penanganan stunting dapat berjalan semakin terarah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan kepedulian terhadap kelompok rentan, dan mendorong tumbuh kembang anak yang lebih baik. (*)

Baca Juga: Jamu Pegal Linu Terasa Manjur Banget? Awas, Bisa Jadi Dicampur Obat Kimia

Baca Juga: JKN Beri Rasa Aman bagi Sugianto Saat Jalani Perawatan Jantung

Topik Terkait
# Jember# Muhammad Fawait# Gus Fawait# home care jember

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap