JATIMTIMES - Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim meneguhkan semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Pesan kebangsaan itu mengemuka saat Syahrul membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara yang digelar Pemerintah Kota Blitar.
Upacara berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Kamis (1/10/2026), dan dipimpin Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin. Jajaran Pemerintah Kota Blitar, DPRD, unsur Forkopimda, serta berbagai elemen mengikuti rangkaian peringatan yang tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Dalam salah satu rangkaian upacara, Syahrul mendapat amanah membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut mengingatkan perjalanan bangsa sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang menghadapi berbagai rongrongan terhadap NKRI dan Pancasila sebagai ideologi negara.
“Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian salah satu bagian ikrar yang dibacakan Syahrul.
Ikrar itu kemudian ditutup dengan pembulatan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila.
“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjut Syahrul membacakan ikrar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengangkat tema Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak cukup ditempatkan sebagai simbol negara, tetapi nilai-nilainya perlu terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.
Pancasila Menjadi Pijakan Kerja DPRD
Syahrul menilai pesan yang terkandung dalam ikrar tersebut tetap relevan menghadapi perubahan zaman. Persatuan, kebersamaan, dan keadilan menjadi nilai yang perlu terus dijaga untuk memperkokoh kehidupan masyarakat sekaligus keutuhan bangsa.
“Ikrar Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar rangkaian seremonial. Di dalamnya ada tekad bersama untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, serta menjaga keutuhan NKRI. Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Syahrul.
Menurut dia, aktualisasi Pancasila juga harus tercermin dalam kerja lembaga legislatif. Sebagai representasi masyarakat, DPRD memiliki tanggung jawab memperjuangkan aspirasi publik melalui pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Semangat musyawarah, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial harus menjadi pijakan dalam menjalankan tugas tersebut. Dengan cara itu, Pancasila tidak berhenti sebagai teks yang dibacakan dalam seremoni kenegaraan, tetapi hadir dalam kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
“Bagi kami di DPRD, nilai Pancasila harus tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pengambilan kebijakan. Kepentingan masyarakat harus menjadi pijakan, musyawarah harus dikedepankan, dan tujuan akhirnya adalah menghadirkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Blitar,” katanya.
Syahrul mengajak masyarakat, termasuk generasi muda, terus merawat persatuan di tengah perubahan zaman. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, menurut dia, menjadi pengingat bahwa keberagaman harus dirawat sebagai kekuatan untuk bergerak bersama membangun Kota Blitar sekaligus menjaga keutuhan NKRI.
“Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan di tengah segala perbedaan. Pancasila harus terus menjadi pegangan kita dalam membangun Kota Blitar dan menjaga keutuhan NKRI. Tugas kita hari ini adalah memastikan nilai-nilai itu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkas Syahrul.
Baca Juga: Kota Malang Dihadapkan pada Krisis Pangan di Tengah Kota yang Makin Padat
Baca Juga: Terjadi 15 Gempa Bumi di Jatim dan Sekitarnya Pada Momentum Hari Kesaktian Pancasila