JATIMTIMES - Empat tahun berlalu sejak Tragedi Kanjuruhan, tetapi duka atas meninggalnya para korban masih menyisakan ruang dalam ingatan banyak orang. Di Alun-Alun Kota Batu, Kamis (1/10/2026), doa kembali dipanjatkan untuk mereka yang telah pergi sekaligus untuk keluarga yang hingga kini meneruskan hidup dengan kehilangan.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto hadir dalam doa bersama tersebut. Di tengah suasana penuh perenungan, doa menjadi cara sederhana untuk kembali mengingat para korban sekaligus menunjukkan bahwa duka yang mereka tinggalkan tidak begitu saja dilupakan.
Heli mengatakan, empat tahun bukan waktu yang sebentar bagi keluarga yang kehilangan orang terkasih. Menurut dia, perhatian dan doa dari masyarakat menjadi bagian kecil dari dukungan agar keluarga korban tetap mendapatkan kekuatan dalam menjalani hari-hari mereka.
“Empat tahun sudah berlalu, tetapi bagi keluarga yang kehilangan, tentu kenangan itu tetap ada. Kita mendoakan para korban dan berharap keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Heli.
Baginya, mengenang Tragedi Kanjuruhan bukan semata mengingat sebuah peristiwa, tetapi juga menjaga nilai kemanusiaan yang ada di baliknya. Setiap nama korban menyimpan cerita tentang keluarga, sahabat, dan orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka.
“Kita tidak hanya mengenang mereka yang telah pergi, tetapi juga mengingat keluarga yang sampai hari ini masih membawa rasa kehilangan. Semoga doa yang kita panjatkan menjadi penguat bagi mereka,” tambahnya.
Doa bersama tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Masyarakat yang hadir diajak sejenak berhenti dari aktivitas dan menundukkan hati, mengenang para korban sekaligus memanjatkan harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Empat tahun setelah kejadian itu, tragedi Kanjuruhan tetap menjadi pengingat bahwa keselamatan manusia harus selalu ditempatkan di atas segala kepentingan dalam setiap kegiatan. Dari sebuah doa, terselip harapan agar kehilangan yang pernah terjadi tidak menjadi sia-sia dan menjadi pelajaran untuk menjaga kemanusiaan bersama.
Baca Juga: BMKG Rilis Daftar Daerah yang Mulai Masuk Musim Hujan Oktober 2026, Cek Wilayahnya
Baca Juga: Puncak Harlah Ke-2 Teras Gubuk di Kediri, Tumpeng, Letto, dan Dewa 19 Warnai Malam Syukur