Mahasiswa FK UB Diduga Lompat dari Lantai 6, Masih Dirawat Intensif di ICU RSSA Malang

Reporter

Hendra Saputra

10 - Sep - 2026, 03:14

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

 

 

JATIMTIMES - Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) berinisial RR, 19 tahun, masih menjalani penanganan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Kamis (10/9/2026). Mahasiswa semester tiga tersebut sebelumnya diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari lantai enam gedung Fakultas Pertanian UB.

 

Baca Juga : Update Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau, Foto Terakhir Jadi Petunjuk

RR hingga kini masih belum dapat dimintai keterangan lantaran kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Polisi menyebut korban masih hidup dan mendapatkan penanganan medis untuk sejumlah luka yang dialaminya.

 

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dugaan percobaan bunuh diri dilakukan dengan cara melompat dari jendela gedung lantai enam Fakultas Pertanian UB.

 

"Tadi pagi, Kamis (10/9), sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di gedung lantai 6 Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya telah terjadi dugaan seorang mahasiswa melakukan percobaan bunuh diri," ujar Lukman.

 

Menurut keterangan awal kepolisian, korban mengalami luka pada bagian lengan dan patah tulang pada kaki. Namun, bagian tubuh yang mengalami patah tulang masih dalam pemeriksaan tim medis.

 

"Terjadi patah tulang di kaki kanan atau kiri dan lengan saat ini masih dilakukan pemeriksaan di ICU," katanya.

 

Lukman memastikan korban masih dalam kondisi hidup. Hanya saja, RR belum dapat dimintai keterangan untuk mengungkap lebih jauh peristiwa yang terjadi.

 

"Kondisi masih dinyatakan hidup tetapi masih belum bisa dimintai keterangan," ungkapnya.

 

Baca Juga : Satpolairud Polres Situbondo Serahkan Kapal Nelayan yang Hilang di Pantai Cemara Indah

Karena korban belum dapat memberikan keterangan, motif di balik dugaan percobaan bunuh diri tersebut juga belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab maupun rangkaian kejadian secara utuh.

 

"Untuk motif belum bisa diketahui masih dalam penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota," tegas Lukman.

 

Penyelidikan dilakukan Unit Reskrim Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota. Polisi masih menunggu perkembangan kondisi korban sekaligus mengumpulkan informasi lain yang dapat membantu mengungkap kronologi kejadian.

 

Sementara itu, RR masih berada di ruang ICU RSSA Malang untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi terkini korban masih menjadi perhatian utama sembari polisi melanjutkan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, mahasiswa yang melakukan percobaan bunuh diri tersebut lahir di Medan 19 tahun yang lalu. Namun, data yang diperoleh media ini, mahasiswa tersebut berdomisili di wilayah Bogor, Jawa Barat.

 

Sementara, jika dilihat di website https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/, RR tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan status mahasiswa aktif 2025-2026 genap.