Cegah Keracunan MBG, Stafsus KSP Dorong Kepala SPPG Andalkan Buku Petunjuk Teknis
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
A Yahya
07 - Sep - 2026, 08:18
JATIMTIMES - Dalam rangka mencegah keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masing-masing para penerima manfaat, Staf Khusus Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh mendorong agar masing-masing kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat mengandalkan tuntutan pada buku petunjuk teknis.
Hal itu disampaikan Alfred ketika hadir di Kabupaten Malang untuk melakukan verifikasi lapangan dan monitoring pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, jika masing-masing kepala SPPG mematuhi buku petunjuk teknis yang ada, potensi keracunan pada paket MBG dapat dicegah atau bahkan tidak ada.
Baca Juga : HUT IJTI, Staf BPKAD Lamongan Rebut Juara News Presenter Competition
"Kemarin kebetulan saya bersama Wakil Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) di Surabaya, sebenarnya sudah banyak buku-buku petunjuk teknis. Cuma memang tinggal bagaimana para Kepala SPPG itu untuk bisa mematuhi aturan-aturan," ungkap Alfred kepada JatimTIMES.com, Senin (7/9/2026).
Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat akan dikeluarkan Peraturan Kepala BGN yang mengatur terkait pelaksanaan Program MBG. Sehingga menurutnya, ketika para Kepala SPPG di seluruh wilayah Indonesia mematuhi aturan pada buku petunjuk teknis dan Peraturan Kepala BGN, maka kasus keracunan pada MBG tidak terjadi.
"Kalau itu (buku petunjuk teknis) dipedomani maka seharusnya tidak akan terjadi kasus-kasus (keracunan pada MBG) seperti yang terakhir di Sidoarjo," kata Alfred.
Lebih lanjut, bagi para penerima manfaat Program MBG yang terdampak keracunan pada MBG akan menerima kompensasi. Namun, untuk mekanisme pemberian kompensasi penerima manfaat yang keracunan paket MBG diatur oleh BGN.
"Ada memang (kompensasi diberikan kepada penerima manfaat yang mengalami keracunan MBG) dengan mekanisme yang berlaku seperti kemarin saya dampingi Wakil Kepala BGN di Surabaya dan itu memang menjadi ranah BGN," jelas Alfred.
Baca Juga : Helikopter Water Bombing Padamkan Api di Kawasan Kawah Ijen
Sementara itu, pihaknya juga menyampaikan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan MBG di Kabupaten Malang merupakan penugasan dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdulrachman. Dalam kunjungan tersebut, Alfred jumelihat demonstrasi tes keamanan dan kelayakan makanan sebagai bagian dari peninjauan pelaksanaan MBG di Kabupaten Malang.
Hasil monitoring tersebut selanjutnya akan menjadi bahan masukan yang dibawa ke Jakarta. Alfred mengatakan, sejumlah hal dari hasil evaluasi dapat disampaikan kepada Kepala BGN. Dalam kondisi tertentu, masukan tersebut juga dapat diteruskan kepada Presiden sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Ada beberapa hal yang nanti akan saya bawa ke Jakarta untuk bisa disarankan kepada Kepala BGN, bisa juga biasanya sesuai dengan prosedur, kami akan memberikan saran langsung kepada Presiden," pungkas Alfred.
