Update Sebaran Abu Anak Krakatau: 4 Bandara Masih Ditutup Sementara

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

07 - Sep - 2026, 07:14

Potret Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang tutup sementara pada Senin (7/9/2026) pukul 08.59 WIB. (Foto: laman resmi Bandara Soekarno Hatta)

JATIMTIMES - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terus meluas dan berdampak pada aktivitas penerbangan. Hingga Senin (7/9/2026) pagi, sebanyak empat bandara tercatat melakukan penutupan operasional sementara.

Berdasarkan laporan BMKG hingga Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB, sebaran abu vulkanik terpantau dalam dua klaster utama berdasarkan ketinggiannya. Data tersebut dianalisis BMKG bersama PVMBG, VAAC Darwin, serta menggunakan citra RGB Satelit Himawari-9.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Malang Percepat CKG, Puskesmas Diminta Perluas Jangkauan Pemeriksaan

Klaster pertama berada pada ketinggian hingga 15.000 kaki. Sebarannya bergerak ke arah timur laut hingga barat laut dan mencakup wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung serta perairan di sekitarnya.

Pada pengamatan pukul 18.10 WIB, abu vulkanik pada ketinggian tersebut terpantau bergerak ke arah timur dengan kecepatan sekitar 5 knot dan intensitas yang masih tetap.

Sementara itu, klaster kedua mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki. Pergerakannya mengarah ke barat daya hingga barat laut, dengan sebaran meliputi Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda hingga wilayah Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten.

Dampak sebaran abu vulkanik juga membuat informasi peringatan bagi penerbangan terus diperbarui. MWO Jakarta telah menerbitkan 53 SIGMET atau Significant Meteorological Information terkait kondisi tersebut.

SIGMET pertama diterbitkan pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB, tidak lama setelah erupsi awal terdeteksi. Pembaruan terakhir yang tercatat pada Senin (7/9/2026) berlaku hingga 08.59 WIB.

Sebaran abu vulkanik membuat sejumlah bandara melakukan penyesuaian hingga penghentian sementara operasional. Berdasarkan pembaruan status Senin (7/9/2026) pagi, berikut bandara yang terdampak: 

1. Soekarno-Hatta (CGK): ditutup hingga pukul 08.59 WIB. 
2. Halim Perdanakusuma (HLP): ditutup hingga pukul 08.59 WIB. 
3. Radin Inten II Lampung (TKG): ditutup hingga pukul 08.59 WIB. 
4. Husein Sastranegara Bandung (BDO): ditutup hingga pukul 08.59 WIB. 

Baca Juga : Dikira Istri Nonton Karnaval, Ternyata MD Dipinggir Kali

Status operasional tersebut tetap dapat berubah mengikuti pergerakan abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan. Kementerian Perhubungan juga menyatakan penutupan sejumlah bandara dilakukan sebagai langkah keselamatan.

BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.

Masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak, diminta mengikuti informasi dari sumber resmi serta mematuhi arahan BMKG, PVMBG atau Badan Geologi, dan pemerintah daerah.

Bagi calon penumpang, informasi mengenai jadwal penerbangan sebaiknya dicek langsung melalui maskapai atau pengelola bandara karena status operasional dapat berubah mengikuti kondisi terbaru. Semoga informasi ini membantu ya!