JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengimbau masyarakat yang hendak menuju kawasan wisata Pantai Balekambang untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif melalui Kepanjen - Pagak - Jalur Lintas Selatan (JLS).
Imbauan tersebut disampaikan karena pembangunan ruas jalan nasional dari Gondanglegi menuju Simpang Balekambang masih berlangsung di sejumlah titik. Kondisi jalan yang belum sepenuhnya selesai dinilai perlu menjadi perhatian pengguna kendaraan, khususnya saat musim hujan.
Baca Juga : Tangani ODGJ, Petugas Dinsos-Satpol Situbondo Diajak Kejar-kejaran di Stadion
Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menjelaskan, terdapat sejumlah bagian jalan yang permukaannya masih bergelombang karena Lapis Pondasi Bawah (LPB) dan Lapis Pondasi Atas (LPA) belum seluruhnya terpasang.
Pria yang akrab disapa Oong itu menuturkan, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengendara ketika turun hujan. Material tanah liat atau clay yang terdapat di beberapa titik dapat berubah menjadi licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
"Ada spot-spot tertentu, kalau saya lihat beberapa bulan yang lalu, memang masih belum aman bagi pengendara. Kalau tanah masih bergelombang, belum dikasih LPB dan LPA, ini membahayakan, terutama pada musim hujan," ungkap Oong kepada JatimTIMES.com.
Oleh karena itu, selama proses pembangunan belum tuntas, masyarakat disarankan untuk tidak memaksakan diri melintasi ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang apabila kondisi di lapangan belum dinyatakan aman. "Selama ini belum terselesaikan, kami sarankan masih menggunakan jalan Kepanjen, Pagak sampai ke JLS. Ini sudah cukup aman, cukup nyaman," jelas Oong.
Pihaknya memastikan perkembangan pekerjaan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang terus dipantau. Informasi mengenai kelayakan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang untuk dilalui masyarakat juga akan disampaikan setelah tahapan pembangunan mencapai kondisi yang lebih aman.
Sementara itu, untuk pembangunan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang yang memiliki panjang sekitar 30,5 kilometer itu, saat ini terus dipercepat untuk mencapai target penyelesaian secara keseluruhan pada Desember 2026.
Baca Juga : Jangan Asal Taruh, Ini 8 Aturan Menata Sofa Menurut Feng Shui
Oong menyebut, pada awal Juni 2026 lalu, pembangunan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang sudah mencapai 60 persen. Di Juli 2026 ini ditargetkan pembangunan ruas jalan tersebut dapat mencapai 70 persen. Namun, percepatan pekerjaan pembangunan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang masih menghadapi kendala pembebasan sejumlah bidang lahan.
"Nah ini ada beberapa peta bidang, atau bidang lahan yang belum terselesaikan, ini memang yang menjadi kendala, menghambat percepatan pembangunan. Tapi saya sudah yakin, kemarin sudah saya tanyakan, Insyaallah, Desember, ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang terselesaikan 100 persen," jelas Oong.
Menurut Oong, penyelesaian LPB dan LPA nantinya akan membuat kondisi permukaan jalan lebih rata dan relatif lebih aman untuk dilewati. Namun, tingkat kenyamanan maksimal baru dapat dirasakan setelah lapisan aspal AC-BC dan AC-WC selesai dikerjakan. "Nanti nyamannya kalau sudah terpasang, atau tergelar, ACBC dan ACWC-nya," kata Oong.
Lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat tetap mengutamakan keselamatan selama pembangunan berlangsung. Bagi wisatawan yang hendak menuju Pantai Balekambang, jalur Kepanjen - Pagak - JLS untuk sementara menjadi pilihan yang disarankan hingga pembangunan ruas jalan Gondanglegi - Simpang Balekambang benar-benar siap dilalui secara aman dan nyaman.