JATIMTIMES - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Tulungagung mengikuti Jogja TCTI (Tourism, Craft, Trade, and Investment) Expo 2026. Even ini adalah pameran tahunan yang menampilkan potensi pariwisata, kerajinan, produk perdagangan, dan peluang investasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Kadinkop dan UM Kabupaten Tulungagung, Dr Slamet Sunarto M.Si mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan ini untuk membantu UMKM lokal naik kelas dan memperluas jaringan pasar.
Baca Juga : 20 Contoh Prompt AI Poster Hari Pramuka ke-65, Ada Tema Anak-anak hingga 3D
"Menggiatkan perekonomian daerah, salah satunya dengan kembali mengadakan pameran – pameran untuk dapat memperkenalkan berbagai produk – produk unggulan, pariwisata dan peluang investasi," kata Slamet Sunarto, Senin (28/7/2026).
Selain itu, tujuan kegiatan ini untuk mempromosikan obyek wisata, industri pariwisata, ekonomi kreatif, produk-produk unggulan daerah beserta peluang bisnis yang dapat ditindak lanjuti setelah pameran selesai.
"Tantu saja, keikutsertaan kita juga untuk memfasilitasi terciptanya interaksi bisnis langsung antara para produsen dan pengusaha, termasuk di dalamnya mereka yang merupakan mitra-mitra binaan pemda, perusahaan-perusahaan Swata dan BUMN/BUMD serta berbagai instansi terkait lainnya, dengan para potential buyers," paparnya.
Para pelaku usaha didorong agar terus berinovasi karena pada saat pameran akan dapat melihat produk – produk dari berbagai pelaku usaha lain yang mungkin lebih baik.
"Maka kemudian terjadi networking antar peserta, khususnya pelaku usaha sehingga menemukan jejaring, bisa bekerjasama atau terjalin kemitraan baik dari segi pemasaran maupun penjualan. Minimal tercipta mitra kerja antar kota, kabupaten atau provinsi peserta pameran," ungkapnya.
Dalam pameran ini, Tulungagung membawa pelaku UMKM Heru Marsono dengan isian stan di antaranya Kripik Singkong, Sale Pisang, Kopi lereng Wilis, Gadung, Aneka Sambel Ikan Laut, Brambang Goreng, Aneka bross dan Rajut.
Baca Juga : Membuka Pasar Lebih Luas dan Mendengarkan Aspirasi: PNM Sediakan Ruang Tumbuh bagi Pengusaha Malang
Selain itu, juga ikut serta pelaku UMKM, Jarwo yang membawa produk Rambak Sapi dan Kerbau, Rambak sayur, Geti dan Sanghai Oke.
Kemudian, UMKM Blimbing, Kerajinan Onyx, Batik, Kripik Gethuk, Klethek Extra Pedas, Kripik bekecot, Sabuk kulit, Kripik Patin, Aneka keripik, Sambel gledek, Stick Pisang, Kripik pisang, Kacang sari delai dan Dompet Kulit.
Jogja TCTI Expo 2026 dibuka pada Jumat, 24 Juli 2026 dan stan Tulungagung mendapatkan Omset dari penjualan sebesar Rp 7.170.500.