JATIMTIMES - Sekitar 50 santri putra dan putri, dengan seksama mengikuti Pelatihan Ketrampilan Finishing Kayu. Kegiatan pelatihan keterampilan finishing kayu ini, bagi santri anggota pondok pesantren, Darunnajah Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung, Selasa (28/7/2026).
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dr Slamet Sunarto M.Si mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi. Kemudian juga untuk memperkuat kelembagaan, serta mendorong tumbuhnya usaha produktif yang berdaya saing.
Baca Juga : Anggaran Terpangkas, Kapasitas Pengolahan Sampah Kota Malang Terancam Ikut Menyusut?
Hal ini sejalan dengan Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, pondok pesantren didorong untuk mengembangkan produk unggulan yang memiliki kualitas, nilai tambah, dan daya saing di pasar.
"Oleh karena itu, kegiatan Pelatihan Keterampilan Finishing Kayu bagi Santri Anggota Koperasi Pondok Pesantren diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknis dan jiwa kewirausahaan santri dalam menghasilkan produk olahan kayu dengan kualitas finishing yang baik, estetis, dan memiliki nilai jual lebih tinggi," kata Kadinkop dan UM Kabupaten Tulungagung, Dr Slamet Sunarto M.Si.
Ia melanjutkan, melalui pelatihan ini diharapkan santri mampu mengembangkan usaha berbasis koperasi pondok pesantren, menghasilkan produk unggulan yang memenuhi kebutuhan pasar, serta mendukung keberhasilan implementasi Program OPOP Jawa Timur. "Khususnya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan," tuturnya.
Kegiatan Pelatihan Keterampilan Finishing Kayu bagi Santri Anggota Koperasi Pondok Pesantren ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi teknis santri anggota koperasi dalam melakukan proses finishing kayu sesuai standar kualitas.
"Sehingga mampu menghasilkan produk yang bernilai tambah, memiliki daya saing, dan memenuhi kebutuhan pasar," ungkapnya.
Baca Juga : Dinkop dan UM Tulungagung Latih Santri Buat Kerajinan Berbahan Goni
Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri, memperkuat kapasitas usaha koperasi pondok pesantren, mendukung pengembangan produk unggulan pesantren melalui Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, serta meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan kesejahteraan anggota koperasi secara berkelanjutan.
Sebagai narasumber dalam acara ini, Kamirin dari Rafifi Craft yang memberikan teori serta praktek langsung bagi santri yang menjadi peserta.