4 Amalan Pagi Ijazah Mbah Moen agar Rezeki Lancar

24 - Jun - 2026, 08:00

Ilustrasi wirid. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Nama KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Kali ini, beredar unggahan yang menyebut ada empat amalan yang diajarkan ulama kharismatik asal Rembang tersebut untuk mempermudah datangnya rezeki.

Dalam berbagai unggahan yang beredar, amalan itu disebut dilakukan selama 40 hari setiap selesai salat Subuh. Narasi yang banyak dibagikan warganet bahkan menyebut amalan tersebut sebagai "4 cara halal agar kekayaan mengejarmu".

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Rabu Pahing 24 Juni 2026: Rawan Jatuh Sakit 

Mbah Moen sendiri dikenal sebagai salah satu ulama besar Indonesia yang mengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Ia wafat saat menunaikan ibadah haji di Makkah pada 6 Agustus 2019. Sosoknya dikenal karena nasihat-nasihat keagamaannya yang sederhana namun mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Lantas, apa saja amalan yang dikaitkan dengan Mbah Moen tersebut?

1. Membaca Surat Al-Waqi'ah

Amalan pertama adalah membaca Surat Al-Waqi'ah satu kali setiap selesai salat Subuh.
Dalam tradisi masyarakat Muslim Indonesia, Surat Al-Waqi'ah memang sering dikaitkan dengan doa memohon kelancaran rezeki.

Dasarnya berasal dari hadis yang populer di kalangan umat Islam.

"سمعت رسول الله ﷺ يقول: من قرأ الواقعة كل ليلة لم يفتقر. رواه البيهقي."

Artinya: "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa membaca surat Al-Waqi'ah setiap malam, dia tidak akan jatuh miskin." (HR Baihaqi)

Meski demikian, sejumlah ulama menjelaskan bahwa hadis tersebut memiliki perbedaan penilaian mengenai tingkat kesahihannya. Namun, membaca Al-Qur'an tetap termasuk amalan yang dianjurkan dan bernilai ibadah.

2. Membaca Al-Fatihah 7 Kali

Amalan kedua adalah membaca Surat Al-Fatihah sebanyak tujuh kali.

Al-Fatihah dikenal sebagai Ummul Kitab atau induk Al-Qur'an. Surat ini memiliki keutamaan yang sangat besar dan dibaca minimal 17 kali sehari dalam salat wajib.

Banyak ulama menjadikan Al-Fatihah sebagai bagian dari wirid harian untuk memohon keberkahan, kemudahan urusan, dan pertolongan dari Allah SWT.

3. Membaca Al-Ikhlas 9 Kali

Amalan ketiga adalah membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak sembilan kali.

Keutamaan Surat Al-Ikhlas dijelaskan dalam sejumlah hadis sahih. Salah satunya riwayat Imam Bukhari dan Muslim yang menyebut bahwa membaca Al-Ikhlas setara dengan sepertiga Al-Qur'an.

Karena itu, surat pendek ini sering dijadikan bagian dari zikir dan amalan harian oleh para ulama.

Baca Juga : Meski Aduan Sepi, Posko Pengaduan SPMB Disdikbud Kota Malang Tetap Siaga hingga Masa MPLS

4. Membaca "Ya Karim Ya Wadud" 100 Kali

Amalan keempat adalah membaca zikir: "Ya Karim Ya Wadud" sebanyak 100 kali.

"Al-Karim" merupakan salah satu Asmaul Husna yang berarti Maha Pemurah, sedangkan "Al-Wadud" berarti Maha Mencintai atau Maha Pengasih.

Dalam tradisi pesantren, zikir dengan menyebut nama-nama Allah sering diamalkan sebagai bentuk doa dan permohonan agar diberikan keberkahan hidup, kemudahan rezeki, serta kasih sayang Allah SWT.

Itulah amalan dari Mbah Moen yang diyakini untuk mendatangkan dan melancarkan rezeki jika diamalkan pagi hari setelah subuh. Perlu dipahami, dalam Islam tidak ada jaminan bahwa seseorang akan langsung menjadi kaya hanya karena mengamalkan wirid tertentu.

Para ulama umumnya menjelaskan bahwa rezeki tetap harus diikhtiarkan melalui kerja keras, usaha yang halal, serta disertai doa dan tawakal kepada Allah SWT.

Al-Qur'an sendiri menegaskan bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki kepada hamba-Nya yang bertakwa.

Allah SWT berfirman dalam Surat At-Talaq ayat 2-3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ۝ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

Karena itu, amalan-amalan yang dikaitkan dengan Mbah Moen tersebut lebih tepat dipahami sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan rezeki kepada Allah SWT, bukan sebagai jalan pintas untuk memperoleh kekayaan secara instan.

Selain memperbanyak doa dan zikir, Mbah Moen dalam berbagai pengajiannya juga kerap mengingatkan pentingnya bekerja, menjaga kejujuran, memperbanyak sedekah, serta menjauhi rezeki yang diperoleh dengan cara haram. Semoga informasi ini bermanfaat.