Muscab PKB Gresik, Ini Hasil Penjaringan Calon Ketua Baru
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
Yunan Helmy
28 - Mar - 2026, 06:33
JATIMTIMES – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Aston Gresik, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang mencari sosok ketua baru, tetapi juga bagian dari proses strategis penguatan organisasi dan arah politik partai ke depan.
Muscab tersebut dihadiri Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif Abdul Halim Iskandar, Ketua Fraksi PKB DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, serta sejumlah tokoh dan kader PKB.
Baca Juga : Muscab PKB Kabupaten Blitar Tetapkan Lima Kandidat Ketua DPC, Adu Gagasan Dimulai
Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim menegaskan, muscab merupakan keniscayaan dalam tubuh partai sebagai bagian dari regenerasi dan evaluasi kinerja struktur organisasi. “Tentu proses muscab ini sebuah keniscayaan bagi PKB. Ini bagian dari upaya regenerasi, perbaikan kinerja struktur partai, sekaligus memperkuat soliditas internal,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Gus Halim, soliditas PKB saat ini berada pada level yang kuat. Hal itu menjadi modal penting bagi seluruh elemen partai untuk bergerak bersama dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di berbagai sektor. “Mulai dari ekonomi, politik, budaya, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan utama masyarakat lainnya,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, muscab tidak serta-merta menghasilkan ketua definitif, namun juga menjaring nama-nama calon yang akan melalui tahapan lanjutan.
“Muscab ini hanya menghasilkan calon, bukan langsung menetapkan kepemimpinan. Para calon akan mengikuti proses lanjutan yang bersifat akademik dan penguatan komitmen,” jelasnya.
Lebih lanjut, para kandidat akan menjalani asesmen oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), yang telah bekerja sama dengan PKB. Hasil asesmen tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan figur pemimpin.
“Fakultas Psikologi UM ini termasuk peringkat dua nasional. Karena itu, kita gandeng untuk memberikan asesmen kepada calon pemimpin PKB,” terangnya.
Selain asesmen, para calon juga akan mengikuti wawancara mendalam oleh tim DPP PKB guna mengukur komitmen, kapasitas, dan tanggung jawab kepemimpinan.
Gus Halim menekankan, tidak ada satu model kepemimpinan yang ideal untuk semua daerah. Kepemimpinan harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.
Baca Juga : Gerebek Karaoke Ilegal di Gresik, Polisi Sita 93 Botol Miras dan Amankan 16 Orang
“Tidak ada satu model kepemimpinan terbaik. Yang terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Untuk daerah seperti Gresik, tentu dibutuhkan kepemimpinan yang demokratis, dialogis, dan mampu membina masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil menambahkan, muscab juga menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja partai ke depan, tidak hanya soal figur kepemimpinan. “Muscab ini bukan hanya soal pemimpin, tetapi bagaimana meramu program untuk memenangkan kontestasi politik ke depan,” katanya.
Ia menjelaskan, target jangka menengah PKB adalah meraih kemenangan dalam pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan kepala daerah (pilkada). Sedangkan dalam jangka pendek, kinerja para legislator PKB akan terus dipantau dan dievaluasi oleh DPP dan DPW.
“Yang terpenting adalah memastikan kerja-kerja politik PKB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, berikut bakal calon yang ditetapkan di Muscab PKB Gresik.
Dari haril hasil penjaringan DPW, meliputi: Muh. Abdul Qodir, Muh Syahrul Munir, Imron Rosyadi dan Bustami Hazim. Kemudian bakal calon dari penyampaian usulan tambahan oleh DPAC adalah Ufiq Zuroida dan Abdullah Hamdi.
