JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Atap Rumah Warga di Kota Batu Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Reporter: Prasetyo Lanang • Editor: Yunan Helmy
📅 23 Februari 2026, 14:43 WIB ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah Kota Batu. Dampaknya, sebuah rumah di Jalan Hasanudin, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo,  mengalami kerusakan parah setelah bagian atapnya ambruk pada Minggu (22/2/2026) malam.

Kejadian yang menimpa rumah milik  Hery Tjahya Iswara ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Namun peristiwa itu baru dilaporkan Senin (23/2/2026) pukul 11.30 WIB. 

Baca Juga : Sekolah di Kota Batu Pangkas Jam Pelajaran dan Kurangi Aktivitas Olahraga Fisik Selama Ramadan

Meski tidak ada korban jiwa, dampak kerusakan membuat bangunan berukuran sekitar 11 x 10 meter tersebut tidak dapat dihuni secara maksimal untuk sementara waktu.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko menjelaskan bahwa ambruknya atap dipicu oleh beban air hujan yang tinggi serta terjangan angin kencang. Selain faktor cuaca, kondisi fisik bangunan yang sudah tua turut menjadi faktor penyebab.

"Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan atap rumah ambruk. Dari hasil asesmen, kondisi konstruksi bangunan memang sudah lama dan beberapa bagian kayu penyangganya sudah mulai lapuk, sehingga tidak kuat menahan beban," ungkap Suwoko saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Kerusakan terjadi pada area krusial di dalam rumah, mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, hingga kamar tidur. Akibatnya, pemilik rumah terpaksa mengosongkan area tersebut karena kondisi bangunan yang masih labil dan berbahaya jika terjadi hujan susulan.

Tim BPBD Kota Batu telah diterjunkan ke lokasi pada Senin siang untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan perangkat desa setempat. Petugas juga langsung memasang terpal di area atap yang terbuka sebagai langkah penanganan darurat.

"Sebagai penanganan awal, kami sudah pasang terpal untuk menutup bagian yang terbuka agar air hujan tidak langsung masuk ke dalam rumah. Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk tindak lanjut perbaikan permanen," tambahnya.

Baca Juga : Seni Sanduk Sah Jadi Warisan Budaya Nasional, Wali Kota Batu Terima Sertifikat WBTb dari Menteri Kebudayaan

BPBD Kota Batu juga telah menyiapkan bantuan logistik guna mendukung kerja bakti pembersihan material sisa bangunan yang dilakukan oleh relawan dan warga sekitar.

Suwoko kembali mengingatkan masyarakat Kota Batu untuk lebih waspada terhadap potensi ancaman hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di bangunan dengan struktur kayu yang sudah tua.

"Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Segera lakukan pengecekan pada konstruksi atap atau pohon besar di sekitar rumah untuk meminimalisir risiko yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Topik Terkait
# Atap rumah ambruk# cuaca ekstrem# Kota Batu# hukan deras# angin kencang

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap