JATIMTIMES - Kantor Kejaksaan Argentina akhirnya merilis hasil autopsi dari meninggalnya mantan personel One Direction Liam Payne.
Seperti diketahui, Liam Payne, mantan anggota boy band One Direction, ditemukan tewas setelah jatuh dari balkon hotel di Buenos Aires, pada 16 Oktober 2024.
Baca Juga : H-1 Pendaftaran PPPK Ditutup, Pendaftar Terbanyak Masih Formasi Teknis
Menurut hasil autopsi yang dilansir Today, Sabtu (19/10/2024), Liam Payne terjatuh dalam keadaan setengah sadar atau bahkan tidak sadarkan diri. Hal ini lantaran tidak ditemukannya reflek dari tubuhnya, yang berusaha untuk melindungi diri saat benturan terjadi.
"Semua cedera di tubuhnya vital dan dihasilkan di waktu yang sama, dan tampak tidak ada cedera yang dihasilkan dari pihak ketiga. Tubuhnya tidak mengambil sikap refleks untuk melindungi diri, dia bisa saja jatuh dalam keadaan setengah sadar atau tidak sadar sama sekali," bunyi laporan tersebut.
Liam dikonfirmasi jatuh dari balkon lantai tiga hotel di Argentina. Laporan forensik melaporkan Liam mengalami 25 cedera usai terjatuh, yang hampir semuanya fatal.
Cedera paling parah dialami sang penyanyi di bagian tengkorak kepala, yang menyebabkan kematian terjadi. Ia juga dilaporkan mengalami pendarahan internal dan eksternal, yang memperparah cederanya.
Selain itu, Liam Payne disebut mengalami polytrauma atau cedera traumatis yang dialami oleh beberapa bagian penting tubuh, salah satunya kepala.
Baca Juga : Dikalahkan Persib, Persebaya Gagal Bawa Pulang Poin dari Bandung
Laporan resmi lainnya menggambarkan kesaksian staff hotel, yang sempat menelepon 911 melaporkan kejadian yang terjadi di hotel. Staff ini menyebut bahwa salah satu tamunya mengamuk dan merusak barang-barang. Lalu beberapa waktu kemudian, tubuh Liam Payne ditemukan sudah terjatuh dari balkon.
"Pada sore hari, petugas polisi dari Pretinct 14B diarahkan ke hotel oleh panggilan 911, melaporkan seorang pria (bertindak) agresif yang mungkin sedang di bawah pengaruh obat-obatan dan alkohol."
Terkait dugaan Liam Payne dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan, polisi dan pihak-pihak terkait masih melakukan penyelidikan lanjutan.