JATIMTIMES - Ribuan warga Mengare, Gresik meliputi Desa Watuagung, Kramat dan Tajungwidoro kecamatan Bungah akan menggelar demonstrasi di wilayah Pelabuhan JIIPE Manyar, Kabupaten Gresik.
Aksi tersebut digelar untuk menuntut lapangan pekerjaan kepada PT Freeport Indonesia dan perusahaan yang berada di kawasan ekonomi khusus (KEK).
Baca Juga : Mas Ibin Meriahkan Lomba Mancing Mania SAE, Warga Berharap Kemenangan di Pilkada Kota Blitar 2024
Kabar demonstrasi tersebut mencuat setelah surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada pihak kepolisian beredar di platform grup WhatsApp.
Dalam surat pemberitahuan itu menyebutkan bahwa demonstrasi akan digelar pada Selasa (15/10/2024) besok dengan melibatkan massa 1.000 orang.
"Lokasinya di Pelabuhan JIIPE mulai jam 08.00 - 17.00," berikut tertulis dalam surat pemberitahuan tersebut.
Bahkan, di dalam surat pemberitahuan itu terdapat tembusan yang ditujukan kepada Polres Gresik, Satpolairud Polres Gresik, Polsek Manyar, Kepala Desa se-Mengare dan Arsip.
"Iya rencananya peserta aksi ada yang lewat jalur laut menggunakan perahu," kata MR pemuda Mengare.
Baca Juga : DPRD Kota Blitar Soroti Pedagang yang Enggan Tera Ulang Alat Ukur, Disperindag Diminta Tindak Tegas
MR mengatakan, aksi demonstrasi dipicu karena pihak PT Smelter tidak memprioritaskan warga ring 1 dalam memberikan lapangan pekerjaan.
"Tuntutannya bagaimana warga ring 1 khususnya Mengare komplek di prioritaskan mendapat pekerjaan," ungkapnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan sejumlah anggota kepolisian mulai masuk wilayah kawasan JIIPE Manyar. Mengantisipasi kegiatan yang akan dilaksanakan besok.