Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Lingkungan

Konsep Hutan Kota seperti Ini yang Diharapkan DLH Kota Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Heryanto

15 - Oct - 2019, 23:02

Placeholder
Hutan Malabar di tengah Kota Malang (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Konsep hutan kota yang dicanangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang di setiap kecamatan harus murni dan dijaga kelestariannya.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Hutan buatan yang diinginkan DLH Kota Malang untuk setidaknya mengurangi Gas Rumah Kaca (GRK) yang saat ini sedang diperangi seluruh negara di dunia.

"Dan hutan kami nanti konsepnya bukan hutan edukasi tapi murni hutan, kalau mau bikin variasi seperti jogging track berarti di sekelilingnya di luarnya, jangan di dalamnya," ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Arif Tri Sastyawan S.STP, M.Si kepada MalangTIMES.

Arif mencontohkan saat ini hutan kota yang ada di 'Bhumi Arema' adalah hutan Malabar. Ia menyayangkan karena ada track yang bisa digunakan untuk masyarakat di dalamnya. Hal tersebutlah yang membuat DLH Kota Malang ingin membuat hutan yang sebenarnya agar kualitas didalamnya maksimal dan tidak merusak potensinya.

"Seperti Malabar dibuat jogging atau seperti jalan di dalam bukan buat olahraga malah dibuat orang pacaran. Namanya hutan itu kan memanggil satwa-satwa, takutnya kalau didalam nanti takutnya ada burung atau apa diambil, dan lain sebagainya. Harapan saya tidak seperti itu," ungkap nya.

Selain itu, posisi hutan kota yang diinginkan DLH adalah lebih rendah dari jalan utama. Alasan seperti karena agar hutan kota juga menjadi sumur resapan. 

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

"Dan maunya saya nanti posisi hutan lebih rendah dari jalan, bukan yang lebih tinggi dari jalan. Karena untuk peresapan juga," katanya.

Lanjut Arif, ia berharap agar dalam kurun waktu kurang dari empat tahun kedepan di kepemimpinan Drs. Sutiaji sebagai Wali Kota Malang bisa segera terealisasi. Hal tersebut agar dampaknya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.

"Minimal selama pak Walikota 4 tahun kedepan karena satu tahun kepemimpinan bapak Sutiaji sudah terlaksana,hutan kota itu sudah terbentuk, karena bikin hutan tidak seperti bikin taman yang satu hari selesai. Dan kami harapkan seperti rampal itu. Untuk saat ini kita dibantu rampal untuk memecahkan Gas rumah Kaca," pungkas nya.


Topik

Lingkungan malang berita-malang Hutan-Malabar- Dinas-Lingkungan-Hidup-Kota-Malang Kepala-Bidang-Tata-Lingkungan-Hidup-DLH-Kota-Malang Arif-Tri-Sastyawan-S-STP-M-Si



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Heryanto