JATIMTIMES - Pendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang tahun 2023/2024 membludak. Total terdapat 1.600 lebih calon siswa yang mendaftar dari tiga jalur pendaftaran yang tersedia.
Padahal, kuota penerimaan dari MTsN1 Kota Malang hanya sebanyak 384 siswa dari semua jalur pendaftaran yang ada. Antusiasme ini sendiri tak lepas dari torehan prestasi yang banyak ditelurkan oleh para siswa-siswi MTsN 1 Kota Malang, baik di tingkat daerah, nasional dan bahkan internasional.
Kepala MTsN 1 Kota Malang Drs Samsudin MPd menjelaskan, para pendaftar tersebut berasal dari tiga jalur, yakni jalur terpadu khusus untuk para siswa MIN 1 Kota Malang, jalur prestasi, dan jalur untuk tahfid yang hafal lebih dari 5 juz ke atas.

"Pendaftaran siswa melalui jalur-jalur tersebut telah dilaksanakan pada Januari lalu. Sedang untuk saat ini, seleksi akademik jalur reguler dan kemudian besok dilanjutkan tes psikologi dan kemudian penerimaan," jelasnya di sela-sela pemantauan seleksi di MTsN 1 Kota Malang.
Lebih lanjut, dalam kesempatan itu, Samsudin menyampaikan akan terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal bagi para siswa maupun para orang tua wali meskipun masih terdapat keterbatasan baik itu ruangan maupun jumlah atau kuota yang diterima.
Untuk itu, Samsudin menyampaikan arahan agar para siswa yang nantinya diterima dapat memanfaatkan kesempatan tersebut belajar dengan secara maksimal. Sedangkan para siswa yang masih belum diterima di MTsn 1 Kota Malang diharapkan segera mencari opsi lembaga sekolah untuk melanjutkan studinya.
Kepala Kemenag Kota Malang Dr H Muhtar Hazawawi MAg menyampaikan sebuah pesan kala membuka kegiatan seleksi akademik di MTsN 1 Kota Malang. Dia mengatakan bahwa pelaksanaan PPDB di MTsN 1 Kota Malang ini sudah sangat baik. "Dilaksanakan secara profesional dan transparan dari tahun ke tahun," katanya.

Selain itu, ia menyampaikan agar ajang ini dapat menjadi ajang untuk ibadah. Kedatangan para orang tua dari berbagai daerah menjadi sebuah perjalanan ibadah untuk mengantarkan putra-putrinya dalam meraih hal yang terbaik. Sehingga, ikhtiar yang dilakukan ini tentunya tidak akan mengingkari hasilnya.
Untuk itu, para siswa peserta seleksi akademik diimbau agar mengerahkan daya upaya yang maksimal untuk memperoleh hasil yang terbaik. "Harus percaya diri, jangan nerveous. Fokus pada siap berikan hasil yang terbaik. Ikhtiar dan doa, kemudian berserah lah diri kepada Allah SWT,"ungkapnya.
Muhtar juga merasa bangga dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat atas apresiasi yang diberikan kepada lembaga MTsN 1 Kota Malang untuk mendidik putra-putrinya menjadi sosok siswa yang berkompeten.
"Meskipun nantinya kami tidak bisa menampung semua karena keterbatasan ruangan, kami minta maaf. Namun madrasah kami terus berbenah. Selain itu, ada madrasah lain, seperti MTsN 2 Kota Malang. Sekadar informasi barangkali diperlukan," terangnya.
Selain itu, Muhtar meminta dukungan terhadap semua pihak karena madrasah tersebut berupaya berkembang di kawasan lingkar timur. Saat ini, Kemenag telah mendapatkan hibah lahan sekitar 6 sampai 10 hektare untuk melakukan pengembangan madrasah terpadu.
"Mohon doanya. Mudah-mudahan ini terkabul sehingga bisa melayani semua yang ingin masuk ke madrasah," pungkasnya.
