Tim HMI Kisip Brawijaya saat menyalurkan bantuan berupa APD dan Handsanitizer yang diterima oleh perwakilan RS. Saiful Anwar Kota Malang, Selasa (14/4/2020) siang. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Tim HMI Kisip Brawijaya saat menyalurkan bantuan berupa APD dan Handsanitizer yang diterima oleh perwakilan RS. Saiful Anwar Kota Malang, Selasa (14/4/2020) siang. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Di tengah wabah pandemi Covid-19 yang kian hari mengalami penambahan kasus, kebutuhan untuk tenaga kesehatan harus tetap terpenuhi, seperti pemenuhan baju Alat Pelindung Diri (APD).

Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang

Banyaknya permintaan APD untuk tenaga kesehatan ini pula yang membuat salah satu OMEK (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus) HMI (Himpunan mahasiswa Islam) Komisariat Isip Brawijaya Malang, bergerak.

Yakni, dengan menyalurkan bantuan untuk paramedis berupa APD dan handsanitizer pada hari Selasa (14/4/2020) ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang

"Dari donasi yang kita terima, kita belikan APD sebanyak 50 pcs dan Handsanitizer 100 ml sebanyak 55 botol," kata Ketua Umum HMI Kisip Brawijaya, Amal Rofik saat dikonfirmasi oleh pewarta, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Terkait dana yang telah terkumpul, Amal Rofik mengatakan, bahwa HMI Kisip Brawijaya melakukan penggalangan dana sukarela kepada semua kader, para alumni yang tergabung dalam KAHMI (Korps Alumni HMI) Fisip dan masyarakat umum.

"Kita melakukan penggalangan dana sukarela mulai tanggal 25 Maret sampai 5 April 2020. Hasil penggalangan dana berjumlah 3,5 juta rupiah," ujarnya. 

Sementara itu, Amal Rofik juga menjelaskan, alasan pemilihan Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang terkait penyaluran bantuan APD dan Handsanitizer, dikarenakan merupakan rumah sakit rujukan dari Pemerintah. 

"Karena target awal dari HMI Kisip Brawijaya adalah memberikan bantuan untuk tenaga kesehatan yang sedang menangani pasien Covid-19 dan Rumah Sakit Saiful Anwar merupakan salah satu rujukan rumah sakit yang menangani Covid-19 di Kota Malang," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Amal Rofik menjelaskan, rencana kedepan akan terus melakukan aksi-aksi sosial. Salah satunya penggalangan dana bagi yang terkena musibah seperti bencana alam banjir, gunung meletus, wabah penyakit dan sebagainya. 

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Harapannya untuk kondisi Indonesia yang tengah dilanda wabah pandemi Covid-19 ini agar segera pulih kembali seperti sedia kala karena juga mendekati Hari Raya Idul Fitri, semoga dapat merayakan bersama keluarga. 

"Semoga himbauan untuk tetap tinggal dirumah, mencuci tangan, menggunakan masker dan melakukan physical distancing dapat dijalankan dengan baik agar penyebaran dapat diputus secara bersama," ujarnya. 

Bantuan APD itu di terima oleh pihak Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang dalam hal ini di wakili oleh Nelly Irawati selaku Kepala Seksi Penunjang Terapi yang mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan. 

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

"Terima kasih banyak, ini (APD) sangat di butuhkan oleh tenaga kesehatan, habis ini langsung di distribusikan," ujar Nelly saat menerima bantuan setelah sesi foto bersama.

Dirinya, juga sempat bercerita mengenai penggunaan APD ini hanya sekali pakai, jadi butuh banyak sekali APD untuk tenaga kesehatan yang menjaga pasien Covid-19.

"Misalnya tenaga kesehatan harus menjaga pasien Covid-19 di dalam ruangan isolasi, itu tidak boleh kemana-mana, jika keluar dari ruangan isolasi, APD yang digunakan harus langsung dibuang, karena sekali pakai," jelasnya kepada tim HMI Kisip Brawijaya.