Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (3/4/2020). (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (3/4/2020). (Foto: BNPB)

MALANGTIMES - Setelah kemarin (2/4/2020) sempat mengalami penurunan, jumlah kasus positif Covid-19, per hari ini, Jumat (3/4/2020) kasus pasien positif Covid-19 naik. Bahkan, jumlahnya hampir menyentuh 200 orang. 

Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah mengenai Covid-19 menyebutkan terdapat kenaikan yang cukup signifikan untuk kasus pasien positif Covid-19 yang telah dilakukan pemeriksaan laboratorium. 

"Pada hari ini (3/4/2020) bertambah 196 orang, sehingga jumlah positif menjadi 1.986," sebutnya saat Konferensi Pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Jakarta, Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebaran dari kasus positif Covid ini ada di 19 Provinsi di Indonesia yakni, DKI Jakarta (74), Jawa Timur (52), Sulawesi Selatan (16), Jawa Tengah (10), Banten (6), Kalimantan Utara (6), Papua (6), Lampung (4), Kalimantan Tengah (3), Sulawesi Tenggara (3), Riau (3), Bali (2), Jawa Barat (2), Sulawesi Tengah (2), Bengkulu (1), Kalimantan Timur (1), Kepulauan Riau (1), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1) dan dalam tahap proses verifikasi (2). 

Dari data sebaran kasus pasien positif Covid-19, Provinsi Jawa Timur berada di posisi tiga besar menempati urutan kedua setelah DKI Jakarta. 

Untuk kasus pasien yang berhasil sembuh, Achmad Yurianto mengatakan bahwa jumlahnya meningkat dan tersebar di enam Provinsi di Indonesia. 

"Jumlah kasus sembuh meningkat 22 orang, sehingga total menjadi 134 orang," ucapnya. 

Sebarannya di enam Provinsi yakni Jawa Tengah (11), Sulawesi Selatan (4), Jawa Timur (3), Nusa Tenggara Barat (2), Jawa Barat (1) dan Papua (1). 

Sedangkan untuk kasus pasien yang telah meninggal dunia akibat Covid-19 turun dibandingkan dengan hari kemarin (2/4/2020) yang menunjukkan angka kematian sebanyak 13 orang.

"Kemudian yang meninggal bertambah 11 orang, menjadi 181 orang," ujar Achmad Yurianto. 

Semua pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 berasal dari Provinsi Jawa Tengah. 

Perlu diketahui, untuk sampai saat ini peta persebaran Covid-19 secara akumulatif tersebar di 32 Provinsi di Indonesia dengan 120 Kabupaten/Kota. 

Untuk kasus spesimen yang telah diperiksa oleh tim medis berjumlah 7.924 kasus spesimen. 

Dengan penambahan kasus pasien positif Covid-19 yang hampir menyentuh angka 2.000, Achmad Yurianto secara tegas mengingatkan agar mematuhi anjuran dari Pemerintah agar angka kasus positif Covid-19 dan kematian terus menurun sedangkan kasus pasien yang sembuh dari Covid-19 terus meningkat. 

"Sekali lagi jaga jarak dalam berinteraksi secara sosial, cuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, yakinlah lebih aman berasa di rumah, sebaiknya tidak bepergian, karena akan menyebarkan atau kemungkinan terpapar penyakit (Covid-19) menjadi lebih besar," tegasnya. 

Achmad Yurianto kembali mengingatkan agar masyarakat saling menjaga antar sesama. 

Terutama orang tua dan orang yang mengalami penyakit kronis.

Karena manusia yang tergolong dengan kedua hal itu akan lebih rentan terkena Covid-19 dan menjadi lebih berat daripada orang yang mempunyai imun yang lebih baik.