Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah terkait persebaran covid-19 di Indonesia, Selasa (31/3/2020). (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah terkait persebaran covid-19 di Indonesia, Selasa (31/3/2020). (Foto: BNPB)

MALANGTIMES - Hanya berselang sehari, corona atau covid-19 telah menyebar di 32 provinsi di Indonesia.

Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah mengenai covid-19 menyebutkan bahwa terdapat penambahan kasus konfirmasi pasien yang dinyatakan positif covid-19. 

"Kasus yang kita rawat sampai dengan hari ini (31/3/2020) terdapat penambahan kasus konfirmasi positif yang baru sebanyak 114 kasus sehingga menjadi 1.528 kasus," sebutnya saat konferensi pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Jakarta, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebaran 114 kasus itu meliputi 16 provinsi. Rinciannya DKI Jakarta (41), Jawa Barat (16), Banten (14), Jawa Tengah (13), Sumatera Utara (6), DI Yogyakarta (5), Kalimantan Timur (3), Sumatera Selatan (3), Jawa Timur (2), Kalimantan Selatan (2), Kalimantan Tengah (2), Nusa Tenggara Barat (2), Bangka Belitung (1), Kepulauan Riau (1), Papua (1), Bengkulu (1), dan dalam tahap proses verifikasi (1). 

Kasus pasien yang meninggal dunia akibat covid-19 juga mengalami kenaikan. Yakni 14 orang meninggal dunia.

"Kemudian ada 14 kasus kematian yang baru sehingga menjadi 136 kasus. Kasus kematian ini adalah kasus kematian dari penderita konfirmasi positif covid-19," ujar Achmad Yurianto.

Sebaran kasus kematian terdapat di lima provinsi. Yakni DKI Jakarta (9), Kalimantan Barat (2), Jawa Barat (1), Papua Barat (1), serta Bengkulu (1).

Sedangkan kasus pasien yang berhasil sembuh tercatat di angka enam orang.  "Kemudian ada enam penderita yang sudah sembuh sehingga kemudian menjadi 81 orang," ucap Achmad Yurianto. 

Sebaran pasien yang telah berhasil sembuh berada di tiga provinsi. Yakni Jawa Barat (3), Kalimantan Barat (2) dan Banten (1). 

Tak henti-hentinya Achmad Yurianto mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat melalui konferensi pers sore ini (31/3/2020) bahwa biasakanlah menjaga jarak dengan siapa pun (physical distancing) lebih dari dua meter. Juga mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir sebelum menyentuh khususnya area bagian wajah seperti mata, hidung, dan mulut. 

Achmad Yurianto juga berpesan kepada siapa pun yang paham dengan imbauan pemerintah itu agar turut serta membantu mengedukasi keluarga, tetangga, dan masyarakat umum secara luas. 

Imbauan pemerintah agar masyarakat menunda dahulu perjalanan jauhnya atau bahkan yang hendak mudik ke kampung halaman agar dipatuhi betul. Sebab, setiap orang tidak mengetahui apakah dirinya membawa virus covid-19 di tubuhnya di tengah wabah pandemi corona. 

Untuk mempermudah masyarakat dalam edukasi mengenai covid-19, Achmad Yurianto juga menyarankan masyarakat dapat melihat di portal resmi pemerintah maupun menghubungi call center yang telah tersedia.

"Bisa dilihat di situs resmi kami, baik di covid19.go.id , di 119 ext. 9 atau 117, atau menggunakan Halo Kemkes di 1500567, dan aplikasi-aplikasi online lain yang bisa kita lihat di layar," tandasnya.