Lanscape keindahan taman Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).
Lanscape keindahan taman Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Wisatawan maupun masyarakat yang baru kembali dari luar kota dan masuk ke Kota Malang diwajibkan memeriksakan kesehatannya di pelayanan kesehatan terdekat. Mulai dari puskesmas, klinik, hingga Dinas Kesehatan Kota Malang.

Baca Juga : Lagi, 1 Warga Kota Kediri Terkonfirmasi Positif Covid 19

Kebijakam itu diambil dan tertera dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 9 Tahun 2020 tentang kesiapsiagaan dunia usaha dalam menghadapi covid-19. Dalam kebijakan tersebut, juga dijelaskan agar para pengusaha hotel, guest house, dan tempat penginapan melaporkan kepada Dinas Kesehatan ketika mendapatkan tamu. Terutama jika tamu atau wisatawan berasal atau sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit corona. 

Upaya itu diambil untuk menekan persebaran virus covid-19 di Kota Malang. Mengingat, jumlah kasus positif corona di Kota Malang bertambah meski semua dinyatakan sembuh total.

"Kami sudah sosialisasikan itu karena ini bentuk pemangkasan penyebaran virus covid-19," terang Humas Tim Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif.

Husnul menyampaikan, selama ini pihak hotel dan tempat penginapan sudah diajak bekerja sama agar melakukan screening terhadap semua tamu yang datang. Selanjutnya dilakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh tamu. "Dan kami tetap harapkan ada laporan dari pihak hotel dan penginapan," imbuhnya.

Lebih jauh Husnul menyampaikan, pemeriksaan kesehatan pada dasarnya sudah dilakukan di setiap bandara, termnial, ataupun stasiun. Wisatawan dari luar negeri juga telah mendapatkan health alert card (HAC).

HAC sendiri merupakan kartu kesehatan yang diberikan pihak bandara kepada siapa pun yang datang dari luar negeri. Kartu tersebut memuat sejumlah pernyataan untuk memastikan kondisi kesehatan wisatawan.

Baca Juga : Telusuri Orang Terdekat Pasien Konfirm ke-2 Covid-19 di Kota Batu, Hasilnya Negatif

"Kalau sudah ada HAC! orang ini tidak terdeteksi covid-19. Jadi, dia bisa keluar. Tapi kalau bisa, hotel bisa melaporkan kalau sudah ada tamu dari negara terjangkit meski ada HAC. Dan petugas kami nanti akan lakukan pemantauan," terangnya.

Sementara itu, Executive Assistant Manager Hotel Tugu Malang Crescentia Harividyanti menyampaikan, sejak ditetapkan status darurat covid-19, Hotel Tugu telah menyiapkan protokol kesehatan sebagaimana ketentuan yang ada. Seluruh tamu yang baru masuk atau baru saja jalan-jalan dan kembali ke hotel akan mendapat screening dan pemeriksaan suhu tubuh.

"Lengkap mulai dari alat pengukur suhu, saniter, dan masker juga disiapkan apabila dibutuhkan," terang Crescentia.