Ilustrasi  (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Satu orang sudah dinyatakan sebagai  pasien positif virus corona atau covid-19 di Kota Malang. Pasien ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Berdasarkan update covid-19 per 25 Maret 2020, kemarin memang ada penambahan PDP positif itu yang sedang dirawat di RSSA. Itu warga Kota Malang. Posisinya sudah dirawat, menunggu waktu itu. Hasil labnya baru keluarlah kemarin. Dinyatakan positif," ujar Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang Nur Widianto, Kamis (26/3).

Dijelaskan,  pasien positif Covid-19 tersebut tidak memiliki riwayat hubungan, baik keluarga ataupun pertemuan, dengan satu pasien sebelumnya yang juga positif covid-19 di Kota Malang dan telah dinyatakan sembuh serta dipulangkan.

"Tidak terkait dengan PDP yang ada di Kota Malang, termasuk dengan pasien positif yang ada di Kota Malang kemarin. Dengan yang sudah sembuh itu, tidak ada kaitan," ungkapnya.

Namun, dari informasi yang diterimanya, pasien perempuan yang berusia sekitar 60 tahun ini sebelumnya melakukan perjalanan ke Jakarta. Sepulang dari Jakarta, pasien mengalami gejala yang mengindikasikan covid-19.

"Jadi PDP yang dimaksud saat itu memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Pulang perjalanan dari Jakarta, dari situ menunjukkan gejala-gejala klinis (covid-19) sehingga diperiksa. Hasil pemeriksaan menunjukkan gejala covid-19 dan harus dirawat, masuk ke RSSA. Barulah hasil labnya itu keluar," imbuhnya.

Sementara berkaitan dengan proses tracing terhadap lingkungan pasien positif, pria yang akrab disapa Wiwid ini mengatakan telah dilakukan. Bahkan, sebelum hasil lab keluar, proses tracing tersebut telah dijalankan.

Hanya, dia belum mengetanui berapa jumlah data hasil tracing dari pasien positif covid-19 yang baru ini. Yang dapat dipastikan tentunya anggota keluarga yang berinteraksi dengan pasien selama 14 hari terakhir sebelum pasien menjalani perawatan di RSSA Kota Malang.

"Saat di mana masuk ke rumah sakit, maka sudah dilakukan tracing. Otomatis seperti itu. Jadi, kami tidak menunggu seorang pasien itu dinyatakan positif, baru dilakukan (tracing). Sebelum itu, sudah kami lakukan tracing. Pun demikian untuk teman-teman ODP (orang dalam pantauan), kami juga lakukan tracing," tandasnya.

Data pasien covid-19 di Kota Malang hingga 25 Maret 2020 untuk orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 119. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) ada 9. Rinciannya, 1 pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, 1 pasien positif tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Kemudian, sisa lainnya tengah menjalani perawatan isolasi di rumah sakit rujukan lainnya dan masih menunggu hasil lab. Yakni, 4 pasien di RS Lavalette, 3 di RKZ atau RS Panti Waluyo dan 1 pasien di RSUD Kota Malang.