Lanskap keindahan Taman Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).
Lanskap keindahan Taman Alun-Alun Tugu Kota Malang. (Yogi Iqbal/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Perayaan HUT Ke-106 Kota Malang  akan jatuh pada 1 April 2020 mendatang. Namun lantaran dalam kondisi darurat corona, sederet perayaan yang telah disiapkan jauh-jauh hari itu pun ditangguhkan.

Kabag Humas Pemerintah Kota Malang Nur Widianto menyampaikan, semua agenda yang dijawalkan akan dipending atau ditangguhkan terlebih dulu. Mulai dari agenda upacara di Stadion Gajayana Malang hingga agenda menarik lainnya.

Hal itu juga sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 1 Tahun 2020  tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Covid-19. Dalam SE tersebut, tertulis seluruh kegiatan yang menghadirkan kerumunan massa lebih dari 30 orang untuk ditiadakan sementara. "Seluruh rangkaian kegiatan HUT Kota Malang dipending dulu," katanya, Kamis (26/3/2020).

Selain agenda upacara di Stadion Gajayana, beberapa kegiatan Pemkot Malang yang telah diagendakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporapar) di antaranya Bulan Belanja Malang dan Festival Kajoetangan yang akan digelar pada Maret ini.

Kemudian pada April ada Festival Batik, Festival Kampung Budaya, hingga lomba olahraga tradisional untuk memeriahkan HUT Kota Malang. Namun seluruh agenda tersebut ditangguhkan terlebih dulu. "Semua agenda tidak digelar karena ini masih dalam masa darurat covid-19," tambahnya.

Meski sederet kegiatan yang direncanakan tersebut ditangguhkan, Kepala Disporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menjelaskan, Pemkot Malang tak mengalami kerugian sama sekali. Pasalnya, Pemkot Malang belum melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk melaksanakan kegiatan yang direncanakan tersebut.

"Karena ini force majure, dan kebetulan kami juga belum ada perjanjian dengan pihak ketiga, jadi tidak ada kerugian," terang perempuan yang akrab disapa Dayu itu.