Humas Tim Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Humas Tim Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jumlah pasien positif virus corona atau covid-19 di Kota Malang bertambah. Informasi tersebut sebelumnya telah dirilis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa sore (24/3).

Humas Tim Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif membenarkan adanya penambahan satu pasien positif covid-19 di Kota Malang. "Iya benar. Kemarin dirilis sama gubernur Jawa Timur jam enam sore. Jadi, Kota Malang untuk conform covid-19 positif itu bertambah satu," ujarnya, Rabu (25/3).

Dengan penambahan tersebut, jumlah total pasien positiv covid-19 di Kota Malang tercatat ada dua orang. Satu orang, yakni mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan pada Sabtu (21/3). Sedangkan satu pasien baru masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Kalau yang conform covid-19 positif ada dua. Yang satu sudah dinyatakan sembuh. Yang satunya dirawat di RSSA Kota Malang," imbuh pria yang juga menjabat sebagai kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Malang itu.

Namun berkaitan dengan status pasien baru tersebut, apakah ada indikasi masih satu keluarga dengan pasien yang lama, Husnul masih belum mengetahui. Pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan data kepada pihak RSSA selaku yang menangani perawatan pasien.

"Saya belum lihat datanya karena baru kemarin sore dirilis. Ini akan kami cek dulu," ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya hingga 24 Maret 2020, jumlah kasus covid-19 di Kota Malang adalah ODP (orang dalam pantauan) ada 111 dan PDP (pasien dalam pantauan)  6 orang. Rincian PDP yakni 1 orang menjalani perawatan di RSSA, 4 di RKZ atau RS Panti Waluyo, dan 1 pasien di RS Lavalette.

Artinya, dengan status positif satu pasien tersebut, PDP covid-19 di Kota Malang tinggal  5 orang.