Salah satu masyarakat saat menjajal bilik disinfektan di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)
Salah satu masyarakat saat menjajal bilik disinfektan di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Beragam upaya dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari wabah virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, termasuk warga Kota Batu. Secara mandiri, warga Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji membangun fasilitas bilik  disinfektan.

Bilik itu berukuran kurang lebih satu meter persegi. Cara penggunaannya pun mudah, warga tinggal masuk ke dalam bilik satu per  satu. Lantas, mesin akan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh tubuh. 

Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan bilik ini terbilang singkat, yakni selama dua hari. “Ide untuk membuat bilik disinfektan ini dari media online di Surabaya. Dengan menelan anggaran gak sampai Rp 2 juta,” ucap Pengurus Badan Udaha Milik Desa (Bumdes) Desa Sumbergondo, Aditya Fitrawan.

Ia menambahkan, anggaran tersebut diambil dari dana tanggap bencana. Bilik itu dibuat oleh tangan terampil Aditya dengan bahan utama dari lonjoran besi. Sementara untuk sprayer, menggunakan alat penyemprot sayuran yang tersedia banyak di Desa Sumbergondo.

Sedangkan bahan cairan disinfektan itu dibuat dengan hand sanitizer yang aman disemprotkan ke seluruh tubuh. Cairan itulah yang diharapkan bisa membunuh kuman yang menempel di permukaan baju dan kulit. 

Menurutnya bilik disinfektan itu dihadirkan agar membuat masyarakat terap merasa nyaman, dan supaya terhindar dari Covid-19. “Kenapa tidak kita membuat media seperti ini di desa,” imbuhnya, Rabu (25/3/2020).

Dia menambahkan, setiap warga bisa memanfaatkan bilik disinfektan itu bagi yang ingin badannya aman dari virus. “Terutama warga yang dari luar desa atau luar kota,” jelasnya.

Bagi yang ingin menjajal bilik disinfektan tersebut, bisa datang ke kantor Desa Sumbergondo. Jika ingin menjajalnya, di sana sudah ada petugas yang akan mengarahkan.