Presiden Joko Widodo saat akan memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta (20/3/2020). (Foto: twitter @jokowi)
Presiden Joko Widodo saat akan memberikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta (20/3/2020). (Foto: twitter @jokowi)

MALANGTIMES - Banyak sekali tenaga medis yang bekerja keras tanpa henti untuk menangani pasien virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, khusunya di daerah-daerah terdampak virus tersebut. 

Pemerintah memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para tenaga media. 

Dalam siaran pers pemerintah, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa telah merapatkan dengan jajaran Menteri di Kabinet untuk memberikan insentif bulanan bagi tenaga medis di daerah yang telah menyatakan tanggap darurat. 

"Dan pada kesempatan yang baik ini juga, kemarin (22/3/2020) kita telah rapat dan diputuskan, telah dihitung oleh Menteri Keuangan, bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis," ucap Joko Widodo saat siaran pers, Senin (23/3/2020).

Presiden Joko Widodo juga merinci pembagian dana insentif  bulanan yang nantinya akan diberikan kepada seluruh tenaga medis yang telah berperan dalam menangani dalam bentuk pencegahan maupun penanganan langsung terhadap pasien virus Corona atau Covid-19 ini. 

Untuk dokter, Joko Widodo merinci insentif bulanan sebagai berikut, "Dokter spesialis akan diberikan Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi akan diberikan Rp 10 juta,"Ujar Joko Widodo.

Joko Widodo melanjutkan, untuk para bidan dan perawat yang berada di daerah terdampak dan daerah tersebut telah menyatakan tanggap darurat, pemerintah akan memberikan insentif bulanan sebesar Rp 7,5 juta.

"Bidan dan perawat akan diberikan Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya akan diberikan Rp 5 juta,"tambahnya. 

Perihal kasus kematian yang dialami tenaga medis, Presiden Joko Widodo juga turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya. 

Karena mereka sangat berjasa untuk kesehatan rakyat Indonesia.

Untuk itu Presiden Joko Widodo juga telah melakukan penghitungan dengan jajaran Kementrian terkait dana santunan kematian yang akan diberikan kepada pihak keluarga tenaga medis yang meninggal. 

"Kemudian juga diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta," sebut Joko Widodo.

Tetapi nantinya dalam pengalokasiannya, Presiden Joko Widodo menyebutkan yang berhak mendapatkan dana insentif bulanan tersebut, dikhususkan untuk daerah-daerah yang terdampak dan telah menyatakan tanggap darurat virus Corona atau Covid-19.