Suasana rapat teleconference yang dipimpin Wali Kota Malang Sutiaji dalam unggahan video. (Foto: instagram @sam.sutiaji)
Suasana rapat teleconference yang dipimpin Wali Kota Malang Sutiaji dalam unggahan video. (Foto: instagram @sam.sutiaji)

MALANGTIMES - Rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kali ini tampak berbeda. Seiring dengan pencegahan penyebarluasan virus corona atau covid-19 sehingga memberlakukan kerja di rumah (work from home/WFH), Wali Kota Malang Sutiaji melakukan rakor bersama perangkat daerah (PD) di lingkup Pemkot Malang melalui teleconference, Senin (23/3).

Suasana rapat menggunakan teleconference tersebut diunggah melalui akun instagram pribadi wali kota,  @sam.sutiaji. Dalam video berdurasi kurang lebih 57 detik tersebut, ia menyampaikan seputar pencegahan covid-19 di Kota Malang.

"Berkaitan dengan masalah covid-19. Mitigasi penyebaran, pertama adalah pembiasaan hidup sehat. Pembiasaan hidup sehat ini saya kira bagaimana kebiasaan cuci tangan. Ini sudah dilakukan," jelasnya.

Lebih lanjut Sutiaji  menyampaikan, keperluan cuci tangan tersebut berkenaan juga dengan kebutuhan logistik. Pemkot Malang telah berkoordinasi dengan perusahaan untuk mencukupi segala kebutuhan dalam cuci tangan.

"Hand sanitizer kita bagaimana. Insya Allah kami sudah kontak kepada beberapa perusahaan yang mungkin satu dua hari ini akan dropping. Kemudian kami minta insya Allah dijanjikan ada 500 ribu masker," jelasnya. 

Selain itu, unggahan video tersebut juga disertai dengan caption yang dinyatakan jika fokus utama Pemkot Malang saat ini adalah prioritas pada keselamatan warga Kota Malang.

Sutiaji juga meminta masyarakat untuk bersabar sejenak dan ikut membantu dalam menyebarluaskan informasi agar masyarakat tetap tenang namun senantiasa waspada.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

[bismillah] . Perkembangan situasi wabah corona covid-19 menjadi perhatian serius @pemkotmalang . Koordinasi terus dilakukan baik secara langsung maupun melalui teleconference . Fokusnya jelas : "Prioritas Pada Keselamatan Warga Kota Malang" . Jaga kebersihan Jaga kesehatan Jaga keluarga . Sangat dipahami bahwa logistik adalah salah satu aspek penting dalam upaya bersama menjaga kebersihan, hand sanitizer dan masker akan dipastikan tersedia dalam jumlah yang cukup, sebaran yang merata, dan harga yang wajar, sebagai upaya untuk bahu membahu, kompak bersama Warga Masyarakat Kota Malang, melawan corona covid-19 . Warga Masyarakat mohon bersabar, dan membantu penyebarluasan informasi agar masyarakat tetap tenang, dengan senantiasa waspada . Ini situasi bersama, maka bersama-sama pula kita perlu saling mendukung dalam peranan masing-masing . Kita kompak Kita bersatu Kita akan menang . #Sutiaji #SamSutiaji #WalikotaMalang . #SalamSatuJiwa #SatuUntukMalang . #Malang #KotaMalang #Ngalam

A post shared by Drs. H. Sutiaji (@sam.sutiaji) on



"Perkembangan situasi wabah corona atau covid-19 menjadi perhatian serius Pemkot Malang.
Koordinasi terus dilakukan baik scr langsung maupun melalui teleconference.
Fokusnya jelas: "Prioritas Pada Keselamatan Warga Kota Malang".
Jaga kebersihan
Jaga Kesehatan
Jaga Keluarga
Sangat dipahami bahwa logistik adalah salah satu aspek penting dalam upaya bersama menjaga kebersihan, hand sanitizer dan masker akan dipastikan tersedia dalam jumlah yang cukup, sebaran yg merata, dan harga yg wajar. Sbg upaya untuk bahu membahu, kompak bersama Warga Masyarakat Kota Malang, melawan corona Covid-19.
Warga masyarakat mohon bersabar, dan membantu penyebarluasan informasi agar msy tetap tenang, dengan senantiasa waspada.
Ini situasi bersama, maka bersama-sama pula kita perlu saling mendukung dalam peranan masing-masing. 
Kita kompak 
Kita bersatu
Kita akan menang".

Video yang diunggah sekitar satu jam lalu ini telah ditonton lebih dari 1.000 penggunaI Instagram. Warganet pun juga ikut memberikan komentar berkaitan dengan sarana prasarana yang bakal disiapkan Pemkot Malang untuk pemenuhan pencegahan covid-19 tersebut.

Salah satunya dituliskan akun @thata_widjaya. Dia berharap logistik yang dipersiapkan Pemkot Malang dapat tersalurkan kepada masyarakat secara merata. "Alhamdulillah, semoga logistiknya benar-benar sampai ke masyarakat dengan merata. Tidak dipilah-pilah dan dimanfaatkan, disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kesempatan musibah," ungkapnya.

 


Komentar lain diungkapkan akun @ratna.zuu. Dia meminta agar Pemkot Malang turut melibatkan RT dan RW untuk memberikan sosialisasi edukasi lebih kepada warga Kota Malang.

"Amiiin.. akan lebih efektif jika RW dan RT dilibatkan pak. Karena, warga sebagian banyak yang meremehkan hal ini. Masih aja pro kontra diadakannya PKK dan tahlil," tulisnya.