Pelajar SMP saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMPN 1 Batu beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pelajar SMP saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMPN 1 Batu beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penambahan SMP negeri bakal diwujudkan pada tahun 2021 mendatang. 

Rencana pembangunan SMP Negeri 7 di Kecamatan Junrejo mengerucut pada dua desa.

“Dari tiga desa mengerucut menjadi dua desa. Sebelumnya satu desa itu di Kelurahan Dadaprejo, tapi karena ada MTS sehingga dicoret,” ucap Camat Junrejo, Arief Rachman Ardyasana. 

Dua desa yang akan menjadi lokasi pembangunan itu adalah Desa Pendem dan Desa Tlekung. 

Untuk masing-masing desa itu memiliki luasan yang berbeda-beda.

Untuk Desa Tlekung sudah menyiapkan tanah kas desa (TKD) seluas 1,8 hektare dengan fasilitas lapangan dan kolam renang. 

Kemudian untuk Desa Pendem sudah menyiapkan lahan seluas 4300 meter persegi.

Fasilitas penunjang berupa lapangan, sepak bola, dan kolam renang. 

“Dua desa ini sudah menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan untuk pembangunan SMPN 7 ini, mulai dari akses jalan, lapangan, olahraga, dan fasilitas penunjang lainnya,” imbuhnya. 

Dari dua desa itu, lanjut Arief, rencananya akan segera dikerucutkan satu desa dalam waktu dekat. Sebab tahun 2021 sudah dipastikan untuk pembangunannya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih menambahkan kajian visibility Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batu layak dibangun di Kecamatan Junrejo. 

“Hanya saja masih menunggu lokasi tepatnya,” katanya.

Pemerintah Kecamatan Junrejo, Pemdes, BPD, dan tokoh masyarakat diimbau segera menentukan lokasi agar tahun 2021 bisa dilakukan pembangunan. 

“Agar diperhatikan untuk pembangunan SMP terkait luasan tanah yang dibutuhkan idealnya paling tidak antara 6-7 ribu meter persegi,” tutupnya.