Premier League (istimewa)
Premier League (istimewa)

MALANGTIMES - Beberapa kompetisi sepak bola di dunia terpaksa dihentikan terkait pandemi virus Corona. Hal tersebut juga terjadi di sepak bola Inggris yang ditangguhkan hingga 4 April 2020 dan bahkan ada pelatih juga pemain positif terkena Covid-19.

Karena virus yang bermula dari Wuhan, China tersebut Liga Inggris harus dihentikan untuk keselamatan pelatih, pemain hingga fans. Lalu Premier League akan mengambil keputusan apakah kompetisi tersebut dilanjutkan atau justru dihentikan.

Baca Juga : Sejarah Pimpinan KONI Kota Malang, Mulai dari Wali Kota, Ketua DPRD, Sekda Hingga Pengusaha

Pekan ini, pihak Premier League sebenarnya akan melakukan pertemuan dengan klub-klub dan pemerintah terkait untuk nasib selanjutnya.

Liverpool bisa jadi gagal meraih gelar juara Liga Inggris musim ini karena pihak Premier League baru akan menentukan nasib kompetisi sepak bola tertinggi di negara Ratu Elizabeth itu pekan depan.

Dilansir dari Sky Sport, nasib Liga Inggris akan ditunda hingga pekan depan. Untuk mengambil keputusan itu tidak akan mudah, sebab Premier League bukan hanya sekadar sepak bola tapi juga ada bisnis didalamnya.

Otoritas kesehatan Inggris telah mengumumkan bahwa korban meninggal akibat virus Corona yang sebelumnya menjadi kurang lebih total 35 orang. Dan sejauh perkembangan, total 1.391 kasus virus Corona terkonfirmasi di Inggris, tapi data tersebut adalah data bergerak dan sewaktu-waktu bisa berubah.

Baca Juga : Gomez Mengakui Lini Depan Kurang Produktif

Dengan kata lain, Liga Inggris mengalami nasib yang belum jelas, meski kompetisi di hentikan hingga 4 April 2020 itu merupakan solusi sementara jangka pendek.

Sebagai informasi, Liverpool sementara ini masih kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih 25 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City. Padahal skuad Jurgen Klopp ini hanya membutuhkan dua kemenangan untuk menambahkan diri menjadi kampiun. Tapi Corona nampaknya masih terlalu kuat untuk menjadi pengganjal sementara Liverpool untuk mengangkat trophy Premier League.