Kushedya Hari Yudo (99) saat merayakan gol Elias Alderete (official Arema FC)
Kushedya Hari Yudo (99) saat merayakan gol Elias Alderete (official Arema FC)

MALANGTIMES - Lagi, Arema FC masih terkendala belum memiliki striker yang haus akan gol dari tahun ke tahun. Beberapa striker asing yang pernah didatangkan nyatanya tak mampu membuat Singo Edan dikatakan garang.

Arema FC gagal menciptakan gol saat menjalani laga tandang melawan PSIS Semarang. Pelatih Arema FC Mario Gomez mengaku lini depannya masih belum maksimal.

Pada musim ini, Arema FC memiliki Elias Alderete sebagai bomber yang didatangkan dari Argentina. Satu gol telah diciptakan saat menghadapi Persib Bandung tapi melalui titik penalti.

Sebenarnya Alderete adalah salah satu striker yang diperhitungkan, tapi penampilannya belum menunjukkan sebagai striker yang patut diwaspadai. Bahkan saat menghadapi PSIS Semarang, pemain bernomor punggung 33 itu masuk pada babak kedua.

Sementara itu, Jonathan Bauman yang digadang-gadang menjadi suplier bola ke lini depan justru bermain tidak pada performa terbaiknya. Terbaru saat lawan PSIS, Bauman mendapat kartu merah.

Di sisi lain, Kushedya Hari Yudo tampak masih kesulitan jika harus berjuang sendirian di lini depan. Mantan pemain PSS Sleman itu baru membuktikan sebagai penyerang saat menciptakan dua gol di pertandingan perdana menghadapi PS Tira.

Meski lini depannya masih kurang produktif, Gomez mengaku masih akan membenahi lagi kualitas para penyerangnya. Karena pemain asing yang didatangkan tersebut merupakan rekomendasinya sendiri.

"Anak-anak sudah mencoba mencetak gol, kami juga memiliki sejumlah peluang saat pertandingan, tapi gagal menjadi gol. Ini yang harus kami perbaiki dalam sesi latihan, bagaimana menyelesaikan peluang itu menjadi gol," kata Gomez.