Amien Rais tersingkir dari kepengurusan, kader usul dirikan PAN Reformasi (Ist)
Amien Rais tersingkir dari kepengurusan, kader usul dirikan PAN Reformasi (Ist)

MALANGTIMES - Kemelut di tubuh Partai Amanah Nasional (PAN) terus menggelinding kencang. Setelah pertempuran sengit dengan drama lempar kursi dalam pemilihan Ketua PAN, beberapa waktu lalu, pertempuran sesungguhnya seakan justru baru dimainkan.

Genderang perang itu ditabuh dengan tersingkirnya Amien Rais sebagai pendiri PAN di kepengurusan 2020-2025. Dimana di bawah Ketua PAN Zulkifli Hasan, Amien tak terakomodir dalam kepengurusannya.

Hal itulah yang membuat loyalis Amien pun bereaksi keras. Usulan PAN Reformasi pun bergulir, di saat proses gugatan terkait Kongres PAN ke- V di Kendari 10-12 Februari 2020 lalu sedang dipersiapkan dan akan dikirim ke pengadilan pada pekan ini. Gugatan yang sedang dipersiapkan oleh Amien Rais dan Mulfachri Harahap, rival Zulkifli Hasan saat  memperebutkan kursi ketum PAN periode 2020-2025.

Muhammad Asri Anas, Koordinator Pemenangan Mulfachri Harahap, mengatakan, usulan pembentukan partai baru karena Amien tak masuk dalam kepengurusan PAN, berasal dari 158 DPD dan DPW.

"Serta 1.300 tokoh yang pernah terlibat di PAN dan pernah terlibat di era reformasi. Juga dari tokoh Muhammadiyah. Usulannya agar pak Amien daripada diperlakukan tak baik agar membentuk PAN Reformasi," ucapnya, Rabu (11/3/2020) ke media.

Mencuatnya partai baru sempalan PAN ini mengingatkan juga pada kasus PDI, bertahun lalu. 

Tak hanya karena tak diakomodirnya Amien di PAN yang diketuai Zulkifli, Anas pun menyampaikan PAN Reformasi mencuat untuk jadi partai baru dikarenakan banyak kader di daerah melihat semangat awal partai besutan Amien semakin jauh dari khitah perjuangannya.

"Banyak para tokoh di daerah keluar dari PAN karena itu. Mereka meminta pak Amien meluruskan lagi PAN ke khitah perjuangannya. Maka mencuat usulan lahirnya PAN Reformasi," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PAN Zulkifli menyatakan, bahwa dirinya sudah bertemu dengan kubu Mulfachri. Dimana, dirinya memastikan tak ada lagi kubu di internal partai yang dipimpinnya.
"Insyaallah aman sudah ketemu. Enggak ada (kubu-kubuan)," ujarnya.

Terpisah, Waketum PAN, Yandri Susanto juga menyampaikan, walau Amien tak masuk kepengurusan di periode 2020-2025, posisinya selalu yang tertinggi.

"Fungsi dan keberadaan pak Amien nggak ada yang bisa menandingi. Pak Amien tetap yang tertinggi," ujarnya yang juga menyebut Amien sebagai pendiri, tokoh sentral dan orang tua semua kader PAN.

"Jadi, posisi itu tetap diduduki oleh Pak Amien tidak ada yang bisa menggantikannya," imbuh Yandri.

Dari beberapa data yang diperoleh, susunan kepengurusan DPP PAN akan diumumkan tanggal 25 Maret 2020. Tapi, beberapa posisi penting, seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN yang dulu dipegang Amien diganti oleh Soetrisno Bachir. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN tetap Eddy Soeparno dan Bendahara Umum (Bendum) Totok Daryanto. Sementara Yandri Susanto sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN.