Salah satu wisatawan saat berswafoto di taman bunga Taman Rekreasi Selecta di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu wisatawan saat berswafoto di taman bunga Taman Rekreasi Selecta di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Merambahnya Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia berimbas pada pariwisatanya. Lalu bagaimana dengan antusias pariwisata hingga penginapan di Kota Batu?

“Sebenarnya kalau dampaknya tidak terlalu, yang kena dampak langsung seperti di Bali. Karena memang mayoritas di sana banyak wisatawan mancanegara,” Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi.

Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?

Ia menambahkan, dampak yang terjadi berkurangnya wisatawan yang hadir di Kota Batu hanya perlahan. Kurang lebih mencapai 20 persen.

“Karena wisatawan kita itu banyak yang lokal Indonesia, sehingga dampaknya tidak terlalu terlihat,” imbuhnya.

Merosotnya jumlah pengunjung itu terasa sejak bulan Januari hingga saat ini. Hal itu dilihat dari jumlah kunjungan pada Januari tahun lalu dibanding tahun ini mengalami penurunan.

“Sedangkan dibanding Februari tahun lalu dan saat ini juga terlihat ada penurunan sebanyak 20 persen,” jelas pria yang juga Direktur Selecta ini.

Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April

Lalu untuk kunjungan di bulan Maret juga mengalami penurunan. Karena itu ia berharap ke depan agar geliat kunjungan wisatawan di Kota Batu bisa kembali pulih, dan adanya virus tersebut bisa segera tertangani.

“Apalagi setelah ini bulan Ramadan kemudian masuk Idul Fitri dimana tempat wisata jadi jujukan wisatawan,” tutupnya.