Jalan tembus terlihat dari loket wanawisata paralayang, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Jalan tembus terlihat dari loket wanawisata paralayang, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pengunjung yang ingin berwisata ke wanawisata Paralayang, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, tidak perlu jauh-jauh lagi melintasi Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pasalnya, penataan lahan jalan tembus yang dilakukan sejak 2018 silam tahun ini segera diselesaikan.

Terlihat penataan lahan jalan tembus itu sudah pada titik area pos wisata paralayang, Gunung Banyak. Pembangunan jalan tembus yang memiliki panjang dua kilometer itu akan dilakukan tahun ini.

Sekretaris DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat  menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk jalan itu mencapai Rp 20 miliar. Akses baru itu tentunya akan mempermudah dan mempercepat bagi wisatawan yang akan menuju wisata paralayang dari Kota Batu. “Jalan ini hadir nantinya juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di Desa Gunungsari,” ucapnya.

Dengan adanya jalan tembus itu, sekaligus wisatawan juga bisa menikmati desa wisata di sana. Sebab, di sana juga terdapat beragam wisata, mulai dari wisata edukasi perah susu, petik bunga mawar, Gua Pandawa, dan banyak lagi.

“Sekaligus untuk memecah kemacetan di Kota Batu. Ke depan, jika sudah terealisasi, para pengendara bisa memanfaatkan fasilitas jalan tembus ini,” kata Alfi.

Dengan demikian, adanya akses ruas jalan baru ini untuk mendukung peningkatan kunjungan wisata paralayang dan tempat wisata lain di area Gunung Banyak sekaligus menyejahterakan masyarakat sekitar.