Kondisi kurang kondusif saat kendaraan Persib akan keluar Stadion Kanjuruhan (Hendra Saputra)
Kondisi kurang kondusif saat kendaraan Persib akan keluar Stadion Kanjuruhan (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Aremania terlihat sangat kecewa setelah tim kebanggaannya dikalahkan Persib Bandung dengan skor 1-2 pada lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3/2020) sore.

Karena kekalahan itu, ratusan Aremania meluapkannya dengan menghadang kendaraan rantis dari Kepolisian yang akan ditumpangi oleh para pemain Persib Bandung.

"Gak iso moleh gak iso moleh gak iso moleh," seruan Aremania dengan nada bernyanyi. Atau dalam bahasa Indonesia diartikan tidak bisa pulang.

Karena kondisi tersebut, pihak Kepolisian melalui pengeras suara berusaha menenangkan Aremania agar tidak terjadi kerusuhan. "Ayo rekan-rekan tolong jangan anarkis mohon untuk diberikan jalan," kata salah satu Polisi.

Tapi nampaknya kekesalan Aremania karena timnya mengalami kekalahan telah mencapai ubun-ubun. Bahkan Polisi yang hendak menenangkan tidak diperhatikan dan tetap bertahan untuk menghadang.

Karena situasi yang tak bisa dikondisikan lagi, akhirnya Polisi mengerahkan pasukan K-9 untuk membuat jalan bagi rantis yang ditumpangi pemain Persib.

K-9 sebenarnya bisa membuat Aremania bubar tapi ada juga yang terlihat memprovokasi sehingga konflik sempat terjadi. Dan Polisi mengamankan beberapa Aremania yang dianggap memprovokasi. Tapi melihat rekan sesama Aremania yang diamankan, akhirnya banyak yang tidak terima dan meneriaki Polisi.

"Tugasmu mengayomi tugasmu mengayomi pak Polisi pak Polisi jangan ikut kompetisi," seru Aremania yang tak terima rekannya diamankan.