DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad (depan, paling kiri) didampingi Ketua PCNU Kabupaten Malang, Dr Umar Usman (depan, dua dari kiri) saat melakukan pertemuan membahas rekomendasi Pilkada Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad (depan, paling kiri) didampingi Ketua PCNU Kabupaten Malang, Dr Umar Usman (depan, dua dari kiri) saat melakukan pertemuan membahas rekomendasi Pilkada Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Malang tak mau berlarut dalam kesedihan setelah ditinggal Bupati Malang Sanusi yang nyeberang ke PDIP. Bahkan, Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad memastikan segera ada bakal calon baru yang akan diusung untuk meramaikan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Malang tahun 2020. 

Gus Ali panggilan akrab Ali Ahmad menyebutkan partainya bakal memberikan rekomendasi kepada petahanan. Namun dikarenakan tidak sabar, lalu memilih partai lainnya. 

”DPP (Dewan Pimpinan Pusat PKB) akan rekom bapak Sanusi, tapi memang yang bersangkutan belum sabar tiba-tiba pindah (partai) kan seperti itu. Sebenarnya paket pertama (rekom dari DPP PKB) itu pak Sanusi, tapi hari ini PKB over stock. Ya sudah hilang satu tumbuh seribu,” tegas Gus Ali, Kamis (5/3/2020).

Salah satu bukti jika partai sembilan bintang ini sudah move on dengan kepergian sosok yang saat ini menjabat sebagai Bupati Malang tersebut, terwujud dengan adanya pertemuan bersama yang dihadiri oleh PAC (Pimpinan Anak Cabang PKB), fraksi, pengurus DPC Kabupaten Malang, hingga dewan syuro di kantor DPC yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (5/3/2020).

”Semua yang datang pada hari ini, termasuk PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) solid untuk menunggu keputusan dari DPP PKB. Tapi sampai hari ini memang belum ada rekom, yang jelas PKB akan melakukan pencalonan (Pikada Kabupaten Malang) sendiri,” jelas Gus Ali.

Siapa sosok yang paling kuat mendapat rekom?, Gus Ali mengaku jika nama yang sudah mulai mengerucut itu adalah sosok Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr Umar Usman.

”Insya Allah bulan ini (Maret 2020) keputusan DPP PKB akan turun, saat ini masih kita godok terus. Tapi pak dokter Umar ini namanya juga semakin mengerucut,” terang Gus Ali.

Menurutnya, arah rekomendasi yang semakin mengerucut ke sosok dr Umar tersebut, lantaran yang bersangkutan merupakan salah satu sosok yang berperan untuk mendongkrak jumlah kursi PKB di kontestasi Pileg (Pemilihan Legislatif) beberapa waktu lalu.

”Peluang lebih besar, beliau (Umar) sukses mengusung PKB di Pileg kemarin dari 8 menjadi 12 kursi. Ini termasuk andil besar, maka dari itu lagi kita godok,” ujar Gus Ali.

Ditemui bersamaan, Umar mengaku jika keputusan rekomendasi sepenuhnya diserahkan kepada keputusan DPP PKB. Kendati demikian, pihaknya memastikan jika kesuksesan PKB di kontestasi Pileg bisa terulang kembali pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah, Kabupaten Malang) 2020.

”Kalau terkait rekom jatuh ke siapa itu nunggu DPP, apapun yang diputuskan kita patuhi. Sebagai prajurit, saya kira semua harus siap,” tutup Umar saat ditanya jika rekom DPP PKB jatuh kepadanya.