Pengunjung saat memilih durian di salah satu stand di Bazar Durian dan Bibit Pohon, Dusun Kasin, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2020). (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Pengunjung saat memilih durian di salah satu stand di Bazar Durian dan Bibit Pohon, Dusun Kasin, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2020). (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi para pecinta durian khususnya yang suka durian Jombok, dibuat puas dengan hadirnya Bazar Durian Jombok dan Bibit Buah, di Dusun Kasin, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. 

Bazar itu hadir di tengah-tengah lantaran ingin mengembalikan kejayaan durian Ngantang khususnya Jombok.

Baca Juga : Bak Surga Bagi Penggemarnya, Bazar Durian dan Bibit Pohon Jombok Hadirkan 3.000 Durian

Melihat sebelumnya durian Jombok menjadi favorit bagi masyarakat saat melintasi kawasan desa tersebut. Sayangnya lama kelaman durian Jombok mulai sepi peminat.

Karena itu warga Desa Jombok dengan kompak menggelar bazar dengan buah andalannya Durian Jombok. Di sana terdapat 35 stand, bukan hanya durian saja, tapi juga olahan durian dan produk UMKM. 

Durian yang dijual pun dengan jenis beragam, mulai dari harga termurah Rp 50 ribu hingga termahal Rp 500 ribu ada di sana. Terlihat para pengunjung yang memadati setiap stand itu pulang tidak dengan tangan kosong.

Setiap pengunjung yang pulang dari bazar itu membawa pulang sedikitnya 5 buah durian yang sudah terikat. Dengan demikian rupanya para pengunjung itu memang menantikan hadirnya Bazar Durian Jombok.

Ketua Panitia Bazar Durian Jombok dan Bibit Buah Karjianto mengatakan, bazar itu digelar untuk mengembalikan nama durian Jombok melalui pesta durian. “Melihat citra durian jombok ini mulai dilupakan oleh masyarakat,” katanya.

Uniknya dalam bazar ini, pengunjung bisa makan durian layaknya di rumah sendiri. Sebab pengunjung bisa makan durian di depan rumah warga.

Sebab stand-stand itu berdiri tepat di depan rumah-rumah warga. Sehingga pengunjung bebas memakannya di pelataran rumah warga dengan puas.

Selain itu durian yang dihadirkan di sana bukan sekadar durian, tetapi juga ada seleksi. Sehingga tidak sembarang durian disuguhkan kepada pengunjung.

Baca Juga : Ngantang akan Disulap jadi Pusat Metropolitan, Februari Tahap Awal Pengembangan

“Durian yang dijual oleh pedagang itu kami seleksi dulu. Karena kami ingin memberikan pelayanan dengan kualitas durian yang tidak mengecewakan pengunjung,” imbunya.

Dengan hadirnya bazar itu, juga sebagai upaya agar pedagang tidak menjajakan dagangan duriannya di pinggir jalan. Agar ke depan bagi warga yang ingin membeli durian Jombok bisa langsung ke Desa Jombok.

“Karena kami ingin jualan durian gak harus jual di pinggir jalan, seperti yang selama ini. Setiap warga yang ingin beli bisa langsung ke rumah warga di Desa Jombok,” terang pria yang juga Kasun Kasin ini.

Ia pun berharap dengan kegiatan itu durian Jombok bisa kembali berjaya. Dengan demikian akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sana.

“Ke depan semoga bazar ini bisa digelar setiap musim durian, jadi gak perlu nunggu satu tahun sekali,” harapnya.