MALANGTIMES - Bus Malang City Tour (Macito) sudah lama tak beroperasi. Masyarakat pun banyak yang bertanya dan meminta agar bus tingkat itu segera dioperasikan kembali. Namun sepertinya, keinginan itu tak dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Pasalnya, modifikasi Macito sendiri nantinya akan dilaksanakan menggunakan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020. Secara otomatis, bus dimungkinkan baru beroperasi pada awal 2021. Sementara untuk biaya yang dibutuhkan untuk modifikasi mencapai Rp 300 Juta hingga Rp 400 Juta.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Randy Gaung Kumaraning Al Islam menyampaikan, redesain atau desain ulang Bus Macito memang harus segera dilaksanakan. Karena sudah banyak masyarakat yang berharap untuk bisa berkeliling menggunakan Macito.

"Tapi masyarakat juga harus paham, bahwa pemerintah memang diharuskan untuk membenahi. Karena memang Macito tak memenuhi kualifikasi standart yang berlaku," katanya.

Dia menyampaikan, Macito memang selama ini menjadi salah satu ikon wisata yang banyak menarik perhatian. Dia pun berharap, dalam proses redesain yang dilakukan nanti akan sesuai dengan aturan. Sehingga tak lagi berbuntut pada masalah baru lainnya.

Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang diberikan dengan lebih maksimal. Selain itu, ikon wisata yang dibangun akan menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Pendidikan ini.

"Nggak hanya masyarakat dalam kota saja ya, wisatawan dan tamu Pemerintahan Kota Malang kan selama ini juga sering menaiki Macito," imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji juga menyampaikan jika proses redesain dari Bus Macito akan segera dilaksanakan. Dalam hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang yang bertanggungjawab untuk proses pembenahan.