Masyarakat yang antusias memanfaatkan pelayanan perekaman e-KTP di mal. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Masyarakat yang antusias memanfaatkan pelayanan perekaman e-KTP di mal. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam program Bargaining on Mall (BoM) yang digelar Dinas Ketenagakerjaan, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, di Malang City Point (MCP), masyarakat bisa datang melakukan perekaman E-KTP sambil berbelanja alias ngemal.

BoM yang digelar mulai Jumat (21/2/2020) hingga Sabtu (22/2/2020) tersebut, juga menghadirkan pelayanan Dispendukcapil Kota Malang yang melayani perekaman E-KTP.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Malang Raymond G Matondang menjelaskan, jika dalam BoM pihaknya hanya memberikan pelayanan untuk perekaman E-KTP saja.

Selain mereka yang melakukan perekaman E-KTP, banyak juga masyarakat yang ingin memanfaatkan pelayanan ini untuk menukarkan surat keterangan (Suket) menjadi E-KTP, melakukan perubahan foto maupun perubahan tanda tangan. Namun, untuk kali ini belum bisa dilayani.

"Untuk itu dilayani di kantor Dispendukcapil. Kalau di sini nanti waktu penyelesaiannya agak lama. Jika di kantor Dispendukcapil satu hari selesai, kalau di kelurahan lima hari selesai," jelasnya

Sementara itu, adanya pelayanan dari Dispendukcapil ini nampak diminati banyak pengunjung mall. Terlebih lagi untuk hari Sabtu, saat banyak masyarakat yang libur. Pelayanan dari Dispendukcapil ini nampaknya akan semakin dipadati oleh masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP.

"Ya bisa jadi rame, karena mungkin anak sekolah kan banyak yang libur. Ya diprediksi 200 sampe 300 perekam bisa saja sehari," tuturnya.

Terakhir pihaknya kembali mengimbau, agar masyarakat yang identitasnya masih berbentuk Suket, untuk segera melakukan penukaran dengan E-KTP di kantor Dispendukcapil ataupun kantor kelurahan setempat.

"Apabila ada perubahan atau kesalahan silahkan diperbaiki. Suket juga segera ditukarkan, yang belum melakukan perekaman E-KTP juga diharapkan segera melakukan perekaman," pungkas Raymond.