Surat pengunduran Sanusi dari PKB (Ist)
Surat pengunduran Sanusi dari PKB (Ist)

MALANGTIMES - Ganti bajunya Bupati Malang Sanusi yang merupakan kader PKB ke PDI Perjuangan, ternyata memunculkan riak. 

Tak hanya di masyarakat, tapi juga di pengurus partai berlogo bola dunia dengan sembilan bintang itu.

Seperti dikutip suryamalang.tribunnews.com (Kamis, 20 Februari 2020), Fauzan Fuadi Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur (Jatim) menyatakan keluarnya Sanusi dari PKB sebagai klaim sepihak dari PDI Perjuangan.

"Nggak (keluar) lah. Itu kan versinya PDI Perjuangan," ujarnya yang juga menyebut itu merupakan manuver politik Sanusi.

Kesimpangsiuran perpindahan Sanusi yang resmi direkomendasi DPP PDI Perjuangan bersama Didik Gatot Subroto untuk berlaga di Pilkada 2020 Kabupaten Malang diikuti dengan beredarnya surat pengunduran diri bermaterai dan ditandatangani atas nama HM Sanusi.

Surat tertanggal 10 Februari 2020 itu berisikan pengunduran diri resmi Sanusi dari keanggotaan dan kepengurusannya selama di DPC PKB Kabupaten Malang.

"Dengan ini menyatakan pengunduran diri dari keanggotaan dan pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Malang," begitulah isi surat pengunduran diri bermaterai yang diterima wartawan.

Adanya surat ini juga sejalan dengan press rilis atas nama Sanusi, Rabu (19/2/2020) yang juga beredar masif. 

Dimana, di point 4 disampaikan, di tanggal 10 Februari 2020 Sanusi resmi mendaftar sebagai calon bupati dari PDI Perjuangan dan dilanjutkan dengan fit and propertest yang digelar oleh tim DPP.

Bergeser ke belakang, tanggal 4 Februari 2020, Sanusi pun bulat untuk melabuhkan pilihan politiknya ke PDI Perjuangan dengan mengurus kartu tanda keanggotannya.

Berbagai data pengunduran diri sekaligus pernyataan langsung Sanusi ke wartawan inilah yang sejak kemarin masih dibantah oleh PKB.

"Kalau ada rilis yang mengatasnamakan Sanusi, mungkin sebentar lagi akan ada rilis ulang kepada teman-teman wartawan," seloroh Fauzan yang menegaskan, "Ini kan politik. Semua serba mungkin. Ada beberapa hal yang tidak bisa dicerna secara kasat mata, namun ini adalah realitasnya," imbuhnya.

Terpisah, Sanusi pun tak ingin memperpanjang persoalan itu. 

Dirinya bahkan menyatakan, tetap memiliki harapan PKB bisa ikut bergabung dalam koalisi dengan PDI Perjuangan.

"Ya itu sudah nggak usah dibicarakan. Jadi kalau saya, ke depan fokus untuk bisa melayani masyarakat Kabupaten Malang dengan sebaik-baiknya. Urusan pencalonan sudah ada tiketnya melalui PDIP," jelasnya.