Hotman Paris Hutapea sedang menjelaskan kasus ditemukannya bayi balita Bu Meli. (Foto: Istimewa)
Hotman Paris Hutapea sedang menjelaskan kasus ditemukannya bayi balita Bu Meli. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Nampaknya orang tua harus selalu berhati-hati dan waspada untuk menjaga anaknya. Apalagi yang masih seumuran bayi balita (bawah lima tahun).

Pasalnya, sebuah informasi viral melalui aplikasi pesan WhatsApp Group beberapa hari ini. Yakni terkait ditemukannya bayi balita (bawah lima tahun) di selokan dalam kondisi tak bernyawa.

Keterangan ini dilontarkan oleh pengacara nyentrik Hotman Paris Hutapea yang mendengar cerita dari Bu Meli, ibu korban bayi meninggal itu.

"Anaknya masih umur 4 tahun sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sekolah TK (Taman Kanak-kanak), tiba-tiba ditemukan jenazahnya dalam keadaan seluruh organ tubuhnya hilang di selokan," ujarnya.

Kasus pembunuhan dan pencurian organ manusia bisa terjadi di mana saja. Baik di kota besar maupun kota kecil.

Kali ini, kasus penemuan jenazah bayi Bu Meli terjadi di sebuah kota besar, yaitu di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

"Padahal itu adalah suatu kota ya, jadi sampai sekarang belum ditemukan siapa pelaku pembunuhannya," jelas Hotman saat menerima Ibu Meli di kedai Kopi Joni, Jakarta.

Bu Meli datang membawa berkas-berkas dan foto bayinya. Dia menangis tersedu-sedu, mengadu ke Hotman Paris Hutapea agar dapat menolong memecahkan kasus yang menimpanya.

Dalam video yang viral tersebut, Hotman Paris Hutapea menduga terdapat jual beli organ tubuh bayi. "Kemungkinan besar ada dugaan, ada jual beli organ tubuh. Ini dugaan ya, jadi sengaja anak ini dibunuh. Untuk mengambil organ tubuhnya untuk dijual," terang Hotman.

Terkait penemuan jenazah bayi balita Bu Meli ini, Hotman Paris Hutapea mengimbau pada seluruh jajaran aparat yang berwenang untuk segera melakukan upaya penyelidikan. 

"Mohon Bapak Kapolda Kalimantan Timur, Bapak Kapolres Samarinda, Bapak Kapolsek Samarinda Ulu, untuk mengusut tuntas dan mengungkap pelaku pembunuhannya," tegas Hotman pada pihak Kepolisian dalam video yang viral.