Numpak mobil yang menabrak tembok alun-alun Tugu Kota Malang (Arifina/MalangTIMES)
Numpak mobil yang menabrak tembok alun-alun Tugu Kota Malang (Arifina/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pukul 17.40 WIB, insiden kecelakaan terjadi di kawasan Alun-Alun Tugu Kota Malang. Kecelakaan tersebut  melibatkan sebuah mobil berjenis Ford bernomor polisi L1773 MJ, dengan sebuah sepeda motor di tengah hujan yang mengguyur Kota Malang.

Insiden kecelakaan itu sempat menjadi perhatian para pengendara yang melintas dikawasan Alun-Alun Tugu.

Pasalnya, mobil Ford tersebut nampak melintang menghadap ke timur, dimana bagian depan nampak berada di atas trotoar dan bagian belakang kendaraan melintang di sebagian jalan di depan Alun-Alun Tugu.

Terlihat, di depan mobil tersebut  tembok pembatas Alun-Alun Tugu dengan trotoar, nampak roboh sepanjang lima sampai enam meter akibat ditabrak oleh mobil Ford tersebut.

Rudi, salah satu sekuriti hotel di kawasan Alun-Alun Tugu mengatakan mobil tersebut melaju dari arah Jalan Kahuripan dengan kecepatan sedang. Sedangkan sepeda motor, melaju dari arah selatan.

"Diduga mungkin bingung antara mau belok ke sisi kanan atau kiri, tiba-tiba saja malah melaju menabrak Tembok alun-alun. Dan disaat bersamaan ya melaju motor itu, nenggel (menabrak mobil) hingga jatuh," jelasnya.

Usai kejadian, masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke unit Laka Polresta Malang Kota. Polisi pun langsung mendatangi lokasi dan sempat melakukan pemeriksan singkat terhadap pengemudi mobil.

"Kalau yang ada didalam mobil informasinya ada sekitar 2 orang. Kalau pengendara motor satu orang," bebernya.

Rico Agustino, pengendara motor yang terlibat kecelakaan mengatakan dirinya saat itu tengah perjalanan pulang menuju kawasan Lowokwaru. 

Namun sampai di lokasi kejadian, ia begitu terkejut saat mobil Ford tersebut tiba-tiba saja melintas didepannya. Karena jarak yang terlalu dekat, iapun tak bisa menghindari mobil tersebut.

"Kena bagian samping. Ya pas mobilnya jalan itu langsung nabrak saya. Tadi dari Gadang,cuma kaki agak bengkak," katanya.

Sementara itu, Yuda, warga Jalan Danau Brayan Barat, yang merupakan ayah pengemudi mobil yang datang ke lokasi masih belum mengetahui persis kronologis kecelakaan. 

Pihaknya juga tidak mengetahui apakah kondisi anaknya dalam keadaan mabuk atau tidak.

"Saya kurang tau, yang nyopir anak saya.  Ngantar istrinya sama bawa anaknya," ujarnya

Pengemudi mobil yang diketahui bernama Singgih Widi Putra Pratama (27) mengaku jika kecelakaan tersebut terjadi karena pedal gas mobil yang ia kendarai tersebut mengalami masalah.

"Gasnya nyantol," ungkapnya singkat ketika diwawancarai media ini.

Pasca kejadian tersebut pihak kepolisian telah mengevakuasi mobil maupun motor yang terlibat kecelakaan ke unit Laka Polresta Malang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk pengemudi kendaran baik pengemudi mobil maupun motor kita cek tidak ada Maslah atau jika yang serius," pungkas Noval dari crew ambulance PMI.